Karawang, krsumsel.com – Bupati Karawang Aep Syaepuloh resmi membuka jalan terowongan atau underpass Gorowong yang dibangun di bawah perlintasan rel kereta api wilayah Desa Warung Bambu Kabupaten Karawang Jawa Barat.
“Alhamdulillah, underpass Gorowong ini berhasil diselesaikan. Terima kasih kepada KAI yang telah banyak membantu dalam proses perizinan,”kata bupati usai peresmian jalan terowongan Gorowong di Karawang, Senin (29/12).
Ia menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya pembangunan jalan terowongan Gorowong. Sebab sebelumnya kawasan tersebut menjadi salah satu kawasan yang rawan kecelakaan dan kemacetan.
Menurut dia, hadirnya jalan terowongan Gorowong diharapkan menjadi salah satu harapan besar pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan mobilitas warga, terutama di lokasi yang sebelumnya rawan macet dan kecelakaan.
Pembangunan jalan terowongan Gorowong merupakan salah satu proyek strategis pemerintah daerah, untuk menunjukkan komitmen dalam menjawab kebutuhan masyarakat, terutama di sektor infrastruktur publik.
Baca juga: Telkomsel Jamin Kualitas Jaringan Liburan di Sumbagsel
“Ini adalah perlintasan yang dulu sering terjadi kecelakaan. Insya Allah ke depan tidak ada lagi kecelakaan di lokasi ini,”katanya.
Bupati menyampaikan, Pemkab Karawang akan terus berupaya memaksimalkan pelayanan publik di berbagai sektor. Tidak hanya infrastruktur transportasi, tetapi juga infrastruktur kesehatan, pendidikan, dan fasilitas publik lainnya.
Sementara itu, jalan terowongan Gorowong yang dibangun di pertigaan Jalan Surotokunto dengan Jalan Suhud yang menghubungkan Karawang Timur menuju Telukjambe Timur dan Karawang Kota.
Terowongan ini dibangun dengan konstruksi dua jalur, dilengkapi median tengah dengan ketinggian 2,5 meter.
Jalan terowongan Gorowong ini dimulai pembangunannya sekitar Agustus lalu dan rampung pada 25 Desember 2025. Pemerintah Kabupaten Karawang mengalokasikan anggaran sekitar Rp15 miliar untuk pembangunan underpass Gorowong tersebut.(net)


















