Pemkab Muba dan Perpusnas RI Gelar Pelatihan Membaca Nyaring

oleh

KRSUMSEL.COM, Muba – Pelatihan dan praktik membaca nyaring digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Muba bekerjasama dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI). Kegiatan ini bertempat di perpustakaan daerah Kabupaten Muba, Selasa (2/9).

Hadir secara langsung pada kesempatan itu. Bunda Literasi Kabupaten Musi Banyuasin Hj Patimah Toha didampingi Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Muba yang terkait.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Muba Sunaryo dalam sambutannya mengatakan bahwa, gerakan Indonesia membaca melalui pelatihan dan praktik membaca nyaring menjadi hal yang sangat fundamental, untuk mewujudkan generasi muda berpengetahuan, inovatif, kreatif dan berkarakter. Membaca nyaring merupakan kegiatan membacakan buku yang dikemas dengan menarik dan dilakukan dengan cara yang menyenangkan.

“Saya harap melalui kegiatan tersebut dapat meningkatkan budaya literasi, menumbuh kembangkan minat baca anak. Serta mengimplementasikan membaca nyaring di sekolah, perpustakaan dan lingkungan keluarga sebagai bekal mecetak generasi yang tangguh dan berdaya saing menuju Muba Gemar Membaca guna mewujudkan Muba Maju Lebih Cepat,” kata Sunaryo.

Senada, Kepala Pusat Analisis Perpustakaan dan Pengembangan Budaya Baca yang diwakili Pustakawan Ahli Utama Abdullah Sanneng menyampaikan, Membaca Nyaring (Read Aloud) bukan hanya sekedar kegiatan membaca, melainkan sebuah seni dalam menyampaikan cerita yang dapat memupuk kecintaan terhadap buku, khususnya anak-anak. Ini merupakan salah satu upaya strategis mengembangkan minat baca di masyarakat.

“Dengan ini, kami begitu apresiasi atas kolaborasi yang terjalin bersama Pemkab Muba. Dalam upaya nya untuk meningkatkan literasi. Untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri, cerdas dan berkualitas,” ulasnya.

Lanjutnya, perlu diketahui pada tahun 2024 Perpusnas mengeluarkan inovasi program Gerakan Indonesia Membaca yang memuat sejumlah program literasi melalui kegiatan Membaca Nyaring, Sepekan Satu Buku, Duta Baca Indonesia, Kepenulisan Daerah Berbasis Konten Lokal, dan Lomba Bertutur tingkat SD/MI.

“Pelatihan Membaca Nyaring memberikan keterampilan dan teknik membaca nyaring yang efektif yang dapat mempengaruhi cara pandang dan cara berinteraksi dengan buku. Semua peserta yang terlibat diberikan pembekalan pengetahuan bagaimana teknik Membaca Nyaring dilakukan ketika bersama anak-anak ataupun peserta didik,” pungkasnya.(AS)