Warga Binaan di Lapas Palu Difasilitasi Warung Telekomunikasi Khusus 

oleh

Palu, KRsumsel.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palu Sulawesi Tengah memfasilitasi layanan Warung Telekomunikasi Khusus (Wartelsus) bagi warga binaan pemasyarakatan guna memberikan pelayanan optimal dan mencegah masuknya handphone ke dalam Lapas.

“Wartelsus ini bukan hanya soal bisa menelepon. Ini adalah bagian dari proses pemulihan relasi sosial warga binaan. Kami pastikan penggunaannya tetap sesuai prosedur dan diawasi secara bertanggung jawab,”kata Kepala Lapas (Kalapas) Palu Makmur di Palu, Minggu (20/7).

Ia mengatakan, layanan Wartelsus guna mengantisipasi dan mencegah warga binaan menggunakan telepon genggam. Ia menegaskan, warga binaan dilarang memiliki dan mengoperasikan berbagai jenis peralatan komunikasi di dalam fasilitas pemasyarakatan.

Oleh karena itu kata dia, pihaknya terus menjaga mutu dan transparansi layanan demi menciptakan ruang komunikasi yang sehat.

Sementara itu, Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tengah Bagus Kurniawan mengatakan layanan komunikasi seperti Wartelsus bukan sekadar fasilitas teknis, melainkan jembatan emosional yang krusial dalam proses pembinaan.

Baca juga: Bupati Ogan Ilir Dikukuhkan Mendagri Sebagai Waketum APKASI 

“Hubungan sosial yang tetap terjaga menjadi bagian dari upaya reintegrasi yang lebih manusiawi. Dengan tetap terhubung secara emosional, warga binaan punya harapan, punya arah. Dan itu tidak boleh kita abaikan,”ujarnya.

Ia mengatakan, langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa warga binaan tetap dapat menjaga komunikasi dengan keluarga secara layak, aman, dan bermartabat meski berada di balik jeruji. Layanan tersebut kata dia, juga untuk mengantisipasi dan mencegah warga binaan menggunakan telepon genggam.

Bagus juga mengingatkan petugas Lapas pentingnya akuntabilitas dan integritas petugas dalam mengelola layanan. Ia menekankan, transparansi adalah kunci utama, agar sistem berjalan adil dan bebas dari potensi penyalahgunaan.

Ia mengatakan, dengan memastikan layanan komunikasi berjalan secara transparan dan manusiawi, Kanwil Ditjenpas Sulteng terus berupaya menjadikan pemasyarakatan sebagai tempat harapan tumbuh dan hubungan sosial tetap terjaga.(net)