Fasilitas Puskesmas Kerta Mukti Digunakan untuk Pribadi

oleh

OKI, KRSUMSEL.COM – Fasilitas Puskesmas berupa 1 unit mobil ambulance Puskesmas Kerta Mukti. Tak hanya itu, juga 2 unit kendaraan dinas lainnya yakni sepeda motor Yamaha Fino dan Kawasaki KLX. Selain itu, 1 unit laptop, digunakan H Zaidan untuk kepentingan pribadinya.

H Zaidan, SKm., MKes, merupakan mantan pimpinan Puskesmas Kertamukti Kecamatan Mesuji Raya Ogan Komering Ilir (OKI) lalu menjadi sorotan, lantaran mencuat kabar dirinya diduga telah menggunakan fasilitas Puskesmas untuk kepentingan pribadi.

“Hal ini semenjak pergantian pimpinan di bulan Januari, awal tahun 2025 kemarin. Tidak juga dikembalikan ke Puskesmas, Ini sangat menghambat proses kinerja kami di lapangan,” ujar salah satu Puskesmas Kerta Mukti yang tak bersedia disebutkan namanya, Kamis (17/6/2025).

Maka itu, kata dia, sebagai staf sekaligus masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Kertamukti memohon agar bapak Bupati OKI H Muchendi Mahzareki, agar lakukan tindakan tegas terhadap Mantan pimpinan Puskesmas Kertamukti.

“Sekali lagi kami mohon pak Bupati yang terhormat agar diberikan sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” harapnya.

Baca juga: Semester I 2025, Kasus HIV di Kota Bengkulu Capai 70 Orang

Terkait hal ini, saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKI, H Iwan Setiawan S.Km., M.Kes menyarankan agar seluruh aset untuk dikembalikan dulu ke pimpinan Puskesmas, lalu dibuat lagi surat penunjukan.

“Untuk kendaraan yang rusak, segera dikembalikan dan alokasi untuk pegawai yang lain,” tegasnya.

Mengenai dugaan, menurut Iwan, dirinya telah koordinasikan dengan H. Zaidan, yang mengatakan bahwa semenjak ia tidak lagi menjabat pimpinan Puskesmas, baru Sabtu (12/7/2025), mobil ambulance dibawanya ke Palembang.

“Karena menurut H. Zaidan, Hari Senin (14/7/2025), mobil ambulance itu akan dibawa untuk dilakukan cek fisik guna penggantian plat mobil tersebut,” tutur Iwan.

Jelas Iwan, untuk sepeda motor, diakui H. Zaidan, 1 unit dirinya pinjam dan sudah di ACC pimpinan Puskesmas. 1 unit lagi masih dalam kondisi rusak ringan semenjak H. Zaidan masih jadi pimpinan Puskesmas.

“Untuk laptop, masih ada di H. Zaidan, karena kini ia juga adminkes. Perlu diketahui, laptop yang di bikoor, tidak ada di KIA,namun dipegang oleh bikoor, dan kalau dibuat laporan agak terhambat,” ujar Iwan seraya tegaskan, itu hasil koordinasi dengan bersangkutan.

Ditelaah dari hasil koordinasi ini, lanjut Iwan, untuk mobil ambulance memang permintaan pimpinan Puskesmas untuk minta tolong ke H. Zaidan dalam pengurusan plat mobil, bayar pajak, karena mantan pimpus sudah sebagai staf Puskesmas

“Motor dan laptop memang. Hal ini karena H. Zaidan juga sebagai pengelola program yang mempunyai kewenangan untuk minta dengan pimpinan Puskesmas, agar tetap gunakan motor dan laptop, menopang program yang ditanggung jawabkan nya,” pungkas Iwan. (ata)