Krsumsel.com – Seorang wanita muda di Palembang bernama Mariza Zulfiani alias Ani (26) warga Jalan Maritim, Lorong Jambu, Kecamatan Sematang Borang Palembang menadi korban perampokan.
Bahkan pelakunya tidak lain ayah tiri korban Mu’min Afrian alias Mu’min (41) warga Sematang Borang Palembang yang membawa kabur barang berharga milik korban.
Peristiwa ini sendiri terjadi pada Selasa (11/4) sekitar pukul 09.30 WIB di Perumahan Multi Raya Residence di Jalan Maritim, Lorong Jambu, Kecamatan Sematang Borang Palembang.
“Saat itu sekitar pukul 09.00 WIB, saya berada di rumah sendirian dalam kondisi sedang tidur. Tapi tiba-tiba listrik mati yang diketahui ada yang menurunkan meterannya,” ujarnya saat di temui di kediamannya, Senin (24/4).
Tidak lama kemudian pelaku masuk ke dalam kamar langsung melakukan penyerangan terhadap dirinya yang saat itu dalam posisi terlentang. “Saya langsung di pukul di bagian kepala menggunakan batu ulekan, saat itu posisi saya, di duduki pelaku dari belakang dan di pukuli, ” katanya.
Kemudian di pukul di bagian pundak dekat leher tepatnya di daerah bahu dan kepala bagian bawah, di cekek hingga kepalanya terangkat sampai tidak bisa bernafas.
“Saat itu saya tidak ada perlawanan sama sekali tapi terus di hajar, saya berusaha mengambil nafas tapi tidak ada kesempatan hingga akhinya busa berbalik badan dan kembali di pukuli di daerah hidung dan rahang kanan kiri, lalu di pukul di bagian perut dan ulu hati sampai lima kali, ” bebernya.
Kemudian ia terus berusaha untuk membebaskan diri, hingga meminta kasihan agar tidak di bunuh. “Saat saya sudah lemas, pelaku ini menarik celana dalam. Saya bilang jangan dan meminta apunan disertai menendang pelaku, ” tambahnya.
Kemudian pelaku membuka lemari yang berada di dekat kasur yang ada brankasnya, kemudian pelaku mengambil jarinya dan mengarahkan ke finger print brankas. “Saat itu posisi saya tengkurap di lantai sambil diduduki pelaku, setelah mengambil barang berharga korban meremas payudara saya berkali-kali, ” tuturnya.
Setelah itu pelalu yang diketahui ayah tirinya kabur dan menguncinya di dalam kamar. “Saya berusaha keluar hingga akhirnya pintu kamar jebol dan meminta pertolongan dan di bawa ke rumah sakit hingga melaporkan kejadian ke polisi, ” jelas dia.
Sampai di rumah sakit langsung dilkaukan tindakan medis. Polisi pun bergerak cepat dan diketahui pelalu merupakan ayah tirinya di tangkap di daerah Lampung dengan bareng bukti barang beharga milik korban seperti BPKP mobil, emas, jam tangan, ponsel merek iphone 14 promax dan iphone 14 pro.(Kiki)


















