Lisa menuturkan antusiasme masyarakat sangat tinggi dengan pembentukan kader ini, dibuktikan dengan jumlah pendaftar yang melampaui kuota. Lalu beberapa Puskesmas juga meminta penambahan kuota untuk pembentukan kader TB ini.
Agustin Pasaribu, salah satu peserta yang telah mengikuti pelatihan mengungkapkan, kegiatan itu memberikan banyak manfaat “Melalui pelatihan ini kami mendapatkan ilmu mengenai TBC dan kami bisa memberikan sumbangsih kepada masyarakat. Kami siap untuk membantu masyarakat lebih sehat , karena sebaik-baiknya makhluk adalah mereka yang dapat bermanfaat bagi orang lain, Kami akan melakukan penyuluhan untuk mengetahui apakah ada warga sekitar yang terkena TBC dan mengingatkan mereka untuk semangat dalam proses penyembuhan TBC ini,” katanya.(Anjas)













