BPBD Kota Sukabumi: Waspadai Bencana Alam

oleh
Screenshot_2021-10-20-13-23-30-05_40deb401b9ffe8e1df2f1cc5ba480b12

Bogor, KRsumsel.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, Jawa Barat dalam rangka Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) 2021 dan peralihan musim hujan, mengingatkan seluruh masyarakat untuk waspada terhadap alam. bencana yang dapat terjadi bila hanya di lingkungan masing-masing mengingat perubahan iklim yang ekstrim saat ini.

Kepala Pelaksana BPBD Sukabumi Imran Wardhani, sebagaimana informasi yang diperoleh dari Diskominfo Sukabumi, Rabu, mengatakan, dari tujuh kecamatan di wilayah ini, risiko bencana tertinggi terjadi di Kabupaten Cikole, sedangkan Kecamatan Cibeureum paling rendah.

Meski demikian, seluruh masyarakat dihimbau untuk selalu waspada terhadap bencana alam yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

BPBD Kota Sukabumi saat ini dalam status siaga bencana, apalagi dalam beberapa hari terakhir terjadi bencana alam akibat hujan deras disertai angin puting beliung yang menumbangkan pohon dan merusak sejumlah bangunan di sejumlah desa.

Bencana alam yang terjadi di Kota Sukabumi dalam beberapa hari terakhir ini walaupun tidak memakan korban jiwa, namun memperpanjang data kejadian yang tercatat oleh BPBD Kota Sukabumi sebelumnya yaitu selama bulan Januari sampai dengan September telah terjadi 130 bencana, mulai dari puting beliung, cuaca ekstrim, banjir, kebakaran, tanah longsor hingga gempa bumi.

Dalam kegiatan peringatan PRB 2021 kali ini, BPBD aktif melakukan sosialisasi bahkan pelatihan kepada berbagai kelompok masyarakat untuk bersama-sama waspada terhadap bencana alam dan memahami penanggulangan bencana.

“Peringatan PRB Bulan bertujuan untuk mendorong semua pihak untuk berkolaborasi untuk melakukan upaya untuk mengurangi risiko di lingkungan masing-masing sebagai tindakan pencegahan sebelum bencana,” kata kata Kepala dan Pencegahan dan Kesiapsiaagaan BPBD Mumbai Zulkarnain Barham seperti dikutip dari pejabat Portal BPBD Mumbai.