Sementara itu, Erna (50) yang merupakan ibu korban menerangkan, saat kejadian dirinya sedang tertidur. Kemudian terbangun karena anak korban bernama Abib (11) mencoba membangunkan ibunya.
“Saat melihatnya saya pun bingung dan mencoba membangunkannya juga. Kemudian, ketika dia terbangun, anak saya bertanya-tanya kemana cincin dan kalung yang dipakainya karena sudah tidak ada. Setelah itu, kasur yang digunakan untuk menyimpan emas robek dan ada pisau disana,” jelasnya.
Lebih lanjut, meskipun begitu Erna masih bersyukur, para pelaku tidak melukai anaknya. Dan atas kejadian ini, kerugian yang mereka terima berjumlah sekitar Rp 135 juta.
Saat dikonfirmasi via seluler, Kapolsek Pedamaran Iptu Tuswan melalui Kanit Intel Aiptu Jasni membenarkan adanya kejadian hipnotis tersebut.
“Tadi sudah ada pihak kita yang mendatangi rumah korban. Kemungkinan yang bersangkutan besok baru akan membuat laporkan ke Polsek. Dan selanjutnya, kita juga akan melakukan penyelidikkan,” tutupnya. (heri)

















