“Untuk proses pemungutan dan penghitungan suara kemarin (9 Desember) secara umum berjalan cukup lancar, meski ada beberapa catatan,” kata Anggota Bawaslu Bantul Divisi Sumber Daya Manusia (SDM), Organisasi, Data dan Informasi Nuril Hanafi di Bantul, Sabtu.
Dia mengatakan sejumlah catatan itu di antaranya adanya informasi dari jajaran pengawas tingkat bawah saat melakukan pengawasan, tentang kekurangan surat suara di beberapa tempat pemungutan suara (TPS) di masing-masing kecamatan, atau jumlahnya tidak memenuhi jumlah pemilih.
“Namun dari kekurangan surat suara tersebut dapat diatasi diselesaikan dengan diambilkan dari TPS terdekat, jadi tidak ada pemilih yang tidak mendapatkan surat suara dalam gunakan hak pilih, baik pemilih dalam DPT (daftar pemilih tetap) maupun pindahan,” katanya.
Dia juga mengatakan, sedangkan terkait dengan penerapan protokol kesehatan di TPS, rata-rata semua telah menjalankan sesuai prosedur, seperti menyediakan cuci tangan, pengaturan jaga jarak, penyediaan bilik khusus dan perlengkapan alat pelindung diri (APD) baik petugas maupun pemilih.
“Terkait dengan protokol kesehatan sudah dilaksanakan di tiap-tiap TPS, dan kami tidak mendapatkan laporan adanya kerumunan massa di TPS,” kata Nuril.
Dia mengatakan, terkait pelayanan pemilih yang sedang isolasi dikarenakan kondisi COVID-19, seperti di RS Panembahan Senopati, Rumah Sakit Lapangan Khusus COVID-19 (RSLKC) dan di sejumlah rumah sakit lainnya tetap bisa dilayani oleh petugas dengan menggunakan form pindah memilih.
“Alhamdulillah bisa dilayani oleh KPPS sekitar rumah sakit dan jajaran pengawas mengawasi prosesnya, termasuk juga ada pemilih yang sedang isolasi, karantina mandiri di rumah karena kondisi COVID-19 baik yang positif atau menunggu hasil tes swab keluar atau karena keluarga terindikasi COVID-19,” katanya.
Meski demikian, kata dia, ada sejumlah petugas KPPS yang tidak bersedia melayani pemilih yang sedang menjalani isolasi karena kasus COVID-19, namun jumlahnya tidak banyak, dan Bawaslu tidak bisa menyebutkan di wilayah mana.
“Ada pemilih yang tidak terlayani itu karena (petugas) takut nanti bisa tertular, namun mohon maaf kami tidak bisa sebutkan TPS mana itu, tetapi itu menjadi catatan kami. Akan tetapi secara umum proses pemungutan dan penghitungan suara berjalan lancar,” katanya.(Anjas)














