Ortu Edo Youtuber Datangi Mapolrestabes Palembang Mohon Agar Anaknya Ditanggukan

oleh
IMG-20200921-WA0021

PALEMBANG, KRSUMSEL.com – Dengan mata berkaca-kaca Ayah Edo Youtuber, Hendri (49) bersama pihak keluarga mendatangi Polrestabes Palembang,dengan tujuan agar anaknya dan beserta dua temannya Edo Putra, Hadi Jaya Karim dan Diki Firdaus yang membuat video konten prank bagi-bagi daging kurban tapi berisi sampah, yang diamankan Satreskrim Polrestabes Palembang Unit Pidana Khusus (Pidsus), pada 2 Agustus 2020 lalu.

“Kami mohon ditanggukan atau dibebaskan, biar ini jadi pelajaran buat anak-anak kami, dikarenakan saat ini ibu Edo mengalami sakit karena memikirkan Edo di dalam penjara,” kata Hendri, kepada wartawan, Senin (21/9/2020).

Hendri mengatakan, bahwa anaknya Edo saat ini sedang mengalami penyakit kulit.

“Ya kami dapat kabar bahwa Edo saat ini didalam sel mengalami penyakit kulit, maka dari itu kami mohon kepada bapak Kapolrestabes Palembang agar anak kami dapat ditanggukan,”harap Hendri.

Dimana berita sebelumnya, sebuah video yang diunggah oleh akun YouTuber Edo Putra Official menjadi viral di media sosial.  Sebab, YouTuber yang diketahui berasal dari Palembang itu membuat konten seolah membagi-bagikan paket berupa daging kurban, tapi ternyata isinya sampah.

Awal video berdurasi 11 menit 56 detik itu, nampak Edo Putra bersama seorang rekannya menjelaskan akan membuat sebuah konten prank. Di mana mereka dengan sengaja mengumpulkan sampah ke dalam dua kantong plastik.

“Kami sudah menyiapkan kantong (plastik), dan kami akan bagi-bagikan daging sampah ke rumah-rumah,” kata Edo Putra dalam tayangan itu.

Setelah mengumpulkan sampah ke dalam kantong plastik, keduanya pun mulai berkeliling menggunakan sepeda motor mencari target prank.  Sampai pada mereka menghampiri seorang ibu yang tengah menyapu di teras rumahnya.

“Kebetulan Bu ini ada rezeki, ada paket yang isinya daging sekitar 5 kilogram. Tapi jangan dibuka dulu ya Bu sebelum saya pergi,” katanya.

Begitu pula dengan korban prank kedua, bahkan ulah YouTuber dengan 10 ribu pengikut ini membuat korban keduanya marah.  Hanya saja, menjelang akhir video mereka kembali mendatangi sejumlah rumah korban prank tersebut.

“Masih muda sudah menipu orang tua. Berdosa kamu,” kata salah satu ibu yang menjadi korban prank mereka.

Edo pun kemudian meminta maaf dan menjelaskan jika hal tersebut merupakan bahan untuk konten prank di video mereka.  Selain itu, dirinya juga memberikan sejumlah uang sebagai tanda permohonan maaf.

“Kami adalah orang-orang yang baik, jadi jangan menghujat ya,” kata Edo Putra di akhir video, Jumat (31/7/2020). (****)