“Sampai dengan saat ini jumlah pasien positif COVID-19 di provinsi ini sebanyak 2.960 orang, dengan perincian 2.346 orang sudah sembuh, 173 orang meninggal dunia, serta 441 orang masih positif,” kata Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas COVID-19 Provinsi NTB, HL Gita Ariadi di Mataram, Minggu.
Ia menyebutkan, berdasarkan data 10 kabupaten kota di NTB, kasus COVID-19 terbanyak ada di Kota Mataram tercatat 1.146 orang dengan perincian 874 orang sembuh, 84 orang meninggal dan 192 orang masih menjalani isolasi.
Selanjutnya, Kabupaten Lombok Barat sebanyak 633 orang, dengan rincian 465 orang sembuh, 46 orang meninggal dunia, dan 122 orang masih diisolasi. Kemudian, Kabupaten Lombok Timur sebanyak 354 orang dengan perincian 302 orang sembuh, meninggal 16 orang dan 36 masih diisolasi.
Setelah itu, Kabupaten Lombok Tengah dengan jumlah kasus mencapai 213 orang, 180 sembuh, 12 orang meninggal dunia dan 21 orang masih diisolasi. Kabupaten Sumbawa sebanyak 196 kasus, 176 orang sembuh, 8 orang meninggal dunia, dan 12 orang masih diisolasi. Kabupaten Lombok Utara sebanyak 103 kasus, 94 orang sembuh, 4 meninggal dunia dan 5 orang masih diisolasi.
Kemudian, Kabupaten Sumbawa Barat sebanyak 36 kasus, 29 orang sembuh, 2 meninggal dunia dan 5 orang masih diisolasi. Kabupaten Dompu 71 kasus, 55 orang sembuh, 2 meninggal dunia dan 14 masih diisolasi. Kabupaten Bima sebanyak 47 kasus, 39 orang sembuh, 2 orang meninggal dunia dan 6 orang masih diisolasi. Kota Bima sebanyak 93 kasus, 86 orang sembuh, meninggal dunia 1 orang dan 6 orang masih diisolasi.
“Selain itu terdapat 5 orang warga negara asing (WNA) positif COVID-19, rinciannya 4 orang sudah sembuh dan 1 orang masih diisolasi, luar provinsi 63 orang, 42 orang sudah dinyatakan sembuh dan 21 orang masih diisolasi,” ungkap Sekda NTB itu.
Gita Ariadi menyatakan, untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan COVID-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif.
“Hingga saat ini jumlah kasus suspek di NTB sebanyak 11.203 orang dengan perincian 393 orang (4 persen) masih dalam isolasi, 139 orang (1 persen) masih berstatus probable, 10.671 orang (96 persen) sudah discarded.













