Toni yang sempat mengebu-gebu menyampaikan dan membocorkan di depan awak media, bahwasanya ketika atlet Pagaralam yang dikirim mengikuti porprov ke 12 tahun 2019 di Kota Prabumulih lalu, hanya diberi makan nasi dengan lauk ikan asin, bahkan di tempatkan penginapan yang sekamar diisi sampai 16 orang.
“Ya, satu kamar diisi 16 orang, dengan menu makanan nasi dan ikan asin,”ungkap Toni.
Hal ini tentunya menurut Abah Toni sapaan akrabnya, jauh dari kata layak dan sesuai untuk kebutuhan atlet,
“Tadinya saya berharap agar ketua KONI pada saat porprov lihat kondisi kami pada saat itu, tapi kenyataanya malah seakan tidak perduli,”ungkapnya.
Bahkan dari seluruh 16 pengcab yang hadir dan memberikan surat pernyataan sikap saat ini, hingga kini belum pernah sama sekali diajak rapat atau pertemuan guna untuk memyampaikan keluhan dan kebutuhan kami oleh ketua umum KONI atau pengurus KONI.
Ahmad Ali Ramadhan wakil ketua KONI yang sempat dihubungi Krsumsel.com melalui via ponselnya, belum juga mau berkomentar. ( Ca )

















