Ketua DPRD Provinsi Sumsel, Kawal pansus 1 Kunker ke Muba

oleh -3 views

PALEMBANG, KR Sumsel – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan RA Anita Noeringhati SH. MH beserta rombongan anggota pansus 1 DPRD menyampaikan apresiasi kepada Bupati Muba dalam respon cepat tanggap pencegahn covid 19 di Muba, Rabu (22/4).

Ketua DPRD Provinsi Sumsel mengatakan apa yang telah dilakukan oleh Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin tersebut bisa dijadikan contoh untuk kepala daerah kabupaten lainnya di Provinsi Sumsel.

Anita menjelaskan, kegiatan kunjungan kerja yang dilakukan dalam rangka mengecek LKPJ (laporan keterangan pertanggungjawaban) dalam penanganan covid-19, sekalian mencari informasi sejauh mana penanganan Kabupaten di perbatasan terhadap pandemi ini.

“DPRD Sumsel menyampaikan apresiasi kepada Dodi Reza Alex atas sambutan dan penjelasan yang sangat singkat padat dan jelas, sehingga apa yang kami dapatkan pada kunjungan kerja pada hari ini bisa menjadi bekal untuk diberikan kepada kepala daerah lain yang akan di kunjungi nanti, agar dapat melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan Bupati Muba saat ini,” ungkap ketua DPRD Sumsel Anita.

Dodi menyambut baik Kunker yang dilakukan Ketua DPRD Provinsi Sumsel. “Kami sangat mengapresiasi dan bangga kepada DPRD Provinsi Sumsel, dimana saat wabah Covid-19 ini , masih menyediakan waktu untuk rapat bersama di situasi sulit seperti ini”, ungkapnya.

Dalam kesempatan ini, Dr H Dodi Reza Alex Noerdin, menyampaikan bahwa Pemerintah Musi Banyuasin sudah menyiapkan grafik terkait penyebaran Covid-19, untuk mengetahui letak ODP, PDP dan yang terkena Covid-19, dan grafik ini update setiap hari.

Sementara itu Bupati Muba Dodi Reza Alex menjelaskan bahwa Pemerintah Muba sudah menyiapkan Stimulus Perekonomian antara lain, diskon pembayarn listrik 50% selama 3 bulan untuk 45.192 pelanggan listrik MEP, gratis 3 bulan untuk pembayaran PDAM untuk 20.000 pelanggan, percepatan BOSDA untuk 1.902 guru honor sekolah serta program 1.000 .000  masker Muba yang di buat oleh UMKM.

Untuk penanganan dan pencegahan Covid 19, Pemerintah Kabupaten Muba sudah menyiapkan 3 Rumah sakit, yaitu RSUD Sekayu, RSUD Sungai Lilin, RSUD Bayung Lincir,”terangnya.

“Progres pencegahan melalui strategi pemutusan mata rantai penularan Covid 19 ini antara lain Pemutus Kontak, antara lain Physical Distancing, Regulasi surat edaran belajar di rumah, Surat Edaran WFH bagi ASN, Surat edaran penundaan kegiatan yang mengundang banyak orang, Surat edaran penerimaan tamu, serta Surat edaran terima tamu dari daerah terjangkit,”pungkasnya.

Dodi juga menerangkan bahwa demensi dampak Covid-I9 bukan saja di bidang kesehatan tapi di demensi ekonomi, dan kami Pemerintah Kabupaten Muba, lanjutnya, mengalokasikan dana sebesar Rp 153,5 M, ini tidak termasuk dana bantuan dari pusat, untuk mengcover 3000 KK masyarakat Kabupaten Muba. (silviee)