YBM PLN UIK SBS Gandeng IZI Sumsel Launching Program Pelatihan Mencukur Barbershop

oleh -239 pembaca

Palembang, KRSUMSEL.com – Dalam proses mencari lapangan pekerjaan selain ijazah, skill menjadi nilai tambah lebih dalam proses perekrutan, mempunyai skill juga dapat membuat pencari kerja bisa membuka lapangan pekerja dan juga membuka usaha sendiri, jumlah lapangan pekerja juah lebih banyak dibandingkan lapangan pekerjaan menyebabkan tertambah banyaknya penggangguran di usia produktif.

 

Oleh karena itu YBM PLN UIK SBS dan IZI Sumsel berkomitmen untuk melahirkan pemuda-pemuda yang mempunyai skill, untuk Ketika, mereka berhadapan dengan dunia kerja akan bisa mempunyai kemampuan dalam proses membuka lapangan pekerjaan.

Program pelatihan mencukur diikuti sendiri di ikuti oleh 10 orang penerima yang berasal dari berbagai wilayah di kota Palembang,  launching sendiri bertempat di Gramedia world pusat literasi terbesar yang ada di Asia Tenggara.

Launching ini dibuka oleh Kepala IZI Sumsel Adin Sampurna dalam arahannya, mengatakan program ini merupakan upaya untk memberikan shoff skills kepada penerima manfaat sehingga bisa berdaya guna di masyarakat nantinya setalah mengikuti Pelatihan ini, jelasnya Senin (26 April 2021).

Dalam program ini, peserta akan mengikuti pelatihan selama 15 hari dan mengikuti melakukan magang kebarbershop, Oleh karena itu setiap peserta telah melakukan tanda tangan komitmen pelatihan bahwasanya akan berkomitmen mengikuti pelatihan, pendampingan spiritual, skill dan juga semangat berbisnis

Difasilitasi dengan pelatih yang berkompeten dibidangnya pelatihan akan memberikan pembelajaran dari beberapa aspek yang perlu diperhatikan mulai dari mengenal alat cukur rambut lengkap sesuai standar, style rambut, pemahaman model, cuci rambut, cara melayani pelanggan sampai kepada finishing.

Saya mewakili pengurus mengucapkan terima kasih banyak kepada IZI Sumsel telah mau memfasilitasi untuk melalukan program pemberdayaan ini , harapan dari dari YBM PLN penerima manfaat bukan hanya formalitas melakukan pelatihan, sebab sesuai motto YBM PLN merubah Mustahik menjadi Muzzaki dan mempunyai tekat untuk membuka barbershop sendiri serta IZI Sumsel juga harus mendampingi dari sisi akhlak, karena nantinya Penerima Manfaat yang keluar dari pelatihan ini akan berbeda dengan pangkas yang lain bisa saling memudahkan ‘’Ungkap Kleo Pelaksana YBM PLN UIK SBS

semua perekrutan calon penerima sudah dilakukan dengan selektif dengan harapan dengan proses  yang baik maka akan menghasilkan peserta yang terbaik, unjar mas suno selaku pendamping program. (****)