Untuk Mempermudah Masyarakat Prabumulih Berzakat, BAZNAS Dan BSB Lakukan Kerja Sama

oleh -226 pembaca

Prabumulih, KRsumsel.com – Sosialisasi Zakat dan Q-RIS (Pembayaran Non Tunai) Kerjasama antara Baznas Kota Prabumulih dengan Bank SUMSEL BABEL Prabumulih. Di Masjid Al Ikhwan Kelurahan Wonosari, kecamatan Prabumulih Utara Senin,(19/4).

Tampak hadir pada acara tersebut, Wakil walikota Prabumulih, Andrisyah Fikri SH, Camat prabumulih Utara Hendri Dunan, Lurah Wonosari Dwi Widia Ningru Pimca BSB Tian Kedaumpu Yamin, Ketua BAZNAS Kota Prabumulih Najamudin Said dan tamu undangan lainnya.

Dalam kata sambutan, ketua BAZNAS kota Prabumulih Najamudin Said mengatakan, dalam sosialisasi Q-RIS atau no tunai, sosialisasi ini diadakan untuk membantu mengumpulkan zakat dari masyarakat kota Prabumulih.

Untuk mengumpulkan atau memungut dari masyarakat, kepada masjid yang belum memiliki badan hukumnya agar untuk segera melapor ke BAZNAS agar dapat kita SK.

Pimpinan Cabang (Pimca) Bank Sumsel Babel (BSB) Prabumulih, Tian Kedaumpu Yamin mengatakan, karna saat ini masih dalam masa pandemi maka pemerintah menyarankan untuk pembayaran Non tunai, kami pernah bekerja sama dengan BAZNAS, dengan adanya kerja sama ini, maka kami akan membuat barcode untuk di masjid-masjid yang ada di kota Prabumulih.

Dan juga kami akan tempel barcode ini di setiap kotak infak di masjid-masjid di tempat ramai.

Lebih jauh Tian menambah, Untuk mempermudah masyarakat melakukan pembayaran zakat dan infak,maka kita lakukan kerja sama dengan baznas.

Hari ini, hari ke dua kita melakukan sosialisasi Sistem Qris, yang sudah kita sosialisasi kan pada hari pertama yaitu 89 masjid dan hari ke dua 40 masjid yang tersebar Prabumulih Utara dan prabumulih barat.”jelasnya.

Sementara itu, Wakil Walikota (Wawako) Prabumulih Andrisyah Fikri SH, zakat dan infak melalui sistim Qris, pada hari BAZNAS dan BSB sosialisasi zakat dan infak melalui Hand phone Android kita, dengan cara menseken barcobe yang ada di masjid-masjid di kota Prabumulih ini.

Teknologi ini telah di pakai kemana-mana, dengan sosialisasi ini kita diajak oleh BSB dan Bznas, dan yakin lah uang yang kita sumbangkan akan di saluran dengan baik.

Masih kata Wawako, saya berharap kepada masyarakat, karna kita yakin seluruh pegawai memeluk agama Islam.
Dengan adanya sistem Qris ini bisa mengurangi kita keluar rumah.

Zakat infaq shadaqoh mungkin tidak asing lagi di telinga Kita. Dimana pemerintah kota melalui baznas sudah dikelola dan menghasilkan Sekian banyak pembangunan rumah tidak layak huni, menjadi rumah layak huni. Dan juga bantuan-bantuan yang diberikan kepada saudara-saudara kita kekurangan Secara fisik, memberikan alat pendengaran serta tangan palsu dan kaki palsu,kursi roda.

yang telah diberikan bantuan ini melalui baznas yang mana selama ini dananya terkumpul dari infaq para pegawai ASN dan LSM di Kota Prabumulih.

Dan pengelolaan dana infak ini bisa kita percaya. Kita berharap bisa dikembangkan lagi di perkantoran atau ke sekolah, karna ini sangat simpel, untuk masyarakat umum. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti pencarian kotak amal. Kalau dengan sistem Qris ini dana sumbangan masyarakat akan lebih aman lagi dan juga menghindari fitna.”Jelasnya.(****)