Tersangka Pembunuh Mertua Diringkus di Riau

oleh -474 pembaca

MUSI RAWAS, KRSUMSEL.com – Tim gabungan Sat Reskrim Polres Mura dan Polsek Muara Kelingi serta Polres Kuantan Singingi meringkus HS (24), di Basecamp Perkebunan Kelapa Sawit, Desa Terata Air Hitam, Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, Sabtu (9/1) sekitar pukul 18.20 Wib.

Tersangka asal Dusun Seriang Desa Petunang Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Musi Rawas (Mura) Sumatera Selatan (Sumsel) ini ditangkap petugas diduga terlibat dengan perkara pembunuhan terhadap ibu mertuanya, Icih Utarsih (48), warga Dusun I Desa Jaya Tunggal Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Mura, Ahad (4/10) silam sekitar pukul 13.30 Wib.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolres Mura, AKBP Efrannedy, didampingi Kabag Ops, Kompol Feby Febriana saat pelaksanaan press release di Mapolres Mura, Selasa (12/1) sekitar pukul 10.00 Wib.

“Hari ini sengaja menggelar press release perkara pembunuhan, tersangka berikut barang bukti (BB) kami tahan. Saat ini masih dilakukan penyidikan lebih lanjut,” kata Efrannedy didampingi Feby Febriana.

Kapolres menjelaskan, tersangka diringkus setelah memerintahkan Tim Landak dan Polsek Muara Kelingi untuk melakukan penyelidikan dan memantau keberadaan tersangka. “Karena, setelah dilakukan pelacakan, tersangka cukup lihai berpindah-pindah tempat persembunyian,” ujar Kapolres.

Sampai akhirnya, sambung Kapolres, anggota mendapatkan informasi dari warga bahwa tersangka HS berada di basecamp perkebunan kelapa sawit, Desa Terata Air Hitam, Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau.

Selanjutnya, anggota langsung meluncur ke lokasi dan di backup Polres Kuantan Singingi. Setiba di lokasi, ternyata benar tersangka berada di TKP dan petugas langsung meringkus tersangka. “Saat diintrogasi, tersangka mengakui perbuatannya, bahwa telah membunuh mertuanya,” jelas Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres menjelaskan, tersangka diringkus berdasarkan laporan polisi LP/B-19/XI/2020/Sumsel/Mura/Sek Ma Klg, tanggal 4 Oktober 2020.

Diduga terbongkarnya pembunuhan bermula saat keponakan korban berinisial AS dan RK yang curiga karena rumah korban masih dalam keadaan tertutup dan lampu masih menyala. Kemudian, AS mengintip dari jendela dan melihat korban sudah dalam keadaan telungkup di lantai dapur rumah korban.

Selanjutnya, AS dan RK memanggil NR untuk memberitahu warga guna mendobrak pintu dapur rumah korban. Kemudian setelah berhasil, warga melihat bahwa memang benar korban dalam posisi telungkup di lantai dapur rumah korban dalam keadaan tidak bernyawa.

“Selain tersangka, anggota juga menyita BB diantaranya satu utas tali rafia warna biru dan satu buah potongan balok kayu dengan panjang kurang lebih 1 meter,” tutup Kapolres. (BI)