Teknologi “Powerlem” Munculkan Inovasi Khitan Terbaru

oleh -148 pembaca

Mataram, KRsumsel.com – Layanan khitan atau sunat dengan inovasi terbaru disediakan melalui kemunculan teknologi “powerlem”, yakni metode tanpa suntik dan tanpa jahit.

 

“Metode khitan ini tanpa suntik, tanpa jahit, pasien tetap bisa beraktivitas seperti biasa, tanpa ada alat yang menempel pada kelamin serta prosedur tindakan cepat dan mudah,” kata dr Ardinal, Penanggung jawab dokterkhitan.com dalam keterangan yang diterima, Senin,

 

Ia menjelaskan kekhawatiran terhadap proses kontrol pelepasan alat khitan yang dianggap menyakitkan sebagian besar pasien kini tidak akan terjadi lagi.

 

Apalagi saat ini, metode khitan semakin bervariasi dan berkembang seiring perkembangan teknologi ilmu kedokteran.

 

Karena itu, melalui akses www.dokterkhitan.com, pihaknya menyediakan layanan khitan dengan berbagai metode terbaik dan terlengkap seperti elektro kauter atau “laser” sampai metode modern tanpa jahit, tanpa perban, tanpa ada alat yang menempel dan tanpa kontrol.

 

Menurut dia, ini merupakan metode khitan paling inovatif saat ini. Pasien tidak akan terganggu dengan alat khitan yg biasanya masih terus terpasang sampai dengan sembuh, serta pasien juga tidak perlu takut atau trauma dengan proses lepas klamp.

 

Karena dengan “powerlem” ini, pasien tidak perlu melakukan kontrol atau pelepasan alat, sehingga menghasilkan prosedur khitan yang lebih nyaman dan aman. Durasi tindakan khitan antara 10-15 menit.

 

Pada Dokter Khitan, kata dia, semua tindakan sunat bisa dilakukan di klinik dan juga di rumah, dari mulai sunat bayi, sunat anak, sunat gemuk, sunat wanita, dan juga sunat dewasa.

 

Dengan dibantu oleh dokter yang berpengalaman dan mematuhi standar medis, sehingga penanganan tindakan sunat lebih terjamin dan tentu saja, dengan menerapkan aturan protokol kesehatan yang sesuai dengan standar.

 

Untuk melakukan sunat di rumah, alat dan metode yang digunakan akan dipilih dengan mempertimbangkan waktu pengerjaan dan kondisi alat vital pasien. Semakin cepat dikerjakan, semakin minimal kontak dengan pasien sehingga lebih aman dari risiko penularan penyakit.

 

Keunggulan melakukan khitan di rumah, antara lain lebih praktis dan tidak perlu keluar rumah, karena tim medis yang akan datang sehingga sunat menjadi lebih privasi dan nyaman dan usai proses khitan bisa langsung istirahat.

 

Ia menambahkan dalam proses transaksi juga ada kemudahan dengan pembayaran secara daring (online), sehingga praktis dan aman, tanpa repot menyiapkan uang “cash” guna menghindari adanya biaya administrasi yang dibebankan dan tidak ada kontak fisik.

 

Mekanismenya, kata Ardinal, yaitu dengan membeli voucher di Dokterlink (www.dokterlink.com), platform yang memberikan kemudahan untuk melakukan pembelian voucher layanan kesehatan secara daring dengan bermacam metode pembayaran.

 

Dokter Khitan merupakan salah satu kategori layanan yang tersedia di Dokterlink.(Anjas)