Sertijab Camat Pedamaran, M Saman : Membangun Perlu Dukungan Semua

user
krsumsel 04 Januari 2023, 15:03 WIB
untitled

Krsumsel.com -  

Sertijab Camat Pedamaran dari Plh Gusnadi Osen SH MSi kepada pejabat yang baru M Saman SIP MSi, di aula kecamatan Pedamaran, Rabu(4/1) berlangsung lancar.
 
Gusnadi Osen, dalam sambutannya, mengungkapkan dirinya diamanatkan untuk memegang pucuk kepemimpinan sejak 1 Nopember 2022 lalu dan sejak adanya proses pelantikan pejabat baru tànggal 26 Desember 2022 maka àmanah yang kami embàn berakhir dengan sendirinya dengàn surat keputusan (SK) tersebut.
 
"Jabatan adalah sebuah amanah yang harus dipertanggungjawabkan baik kepada masyarakat dan sangatlah penting kepada allah SWT, dan pula setiap jabatan adanya awal dan akhiran sekarang alhamdulillah Kecamatan Pedamaran telah terisi pejabatnya defenitif yang baru yakni M Saman dan sekarang sebagai bawahan dirinya beserta yang lainnya siap membantu dalam menjalankan roda pemerintahan ini demi kesejahteran masyarakat urang diri ini," ucapnya.
 
Sedangkan Camat Pedamaran Muhamad Saman dalam kesempatan tersebut mengawali dengan pantun melayu kuno
 
"Kalau hendak pergi ke pasar, Belanak Cari, Nila Cari, Ikan Panjang, Cari Dahulu, Kalau ingin Pergi Merantau, Sanak Cari Saudara Cari, Induk Semang Cari Dahulu".
 
Dirinya meminta untuk diterima menjadi bagian masyarakat di bumi "Urang diri" ini maka itu perlu dukungan dari semua tokoh baik masyarakat, agama dan istiadat serta FKKD kecamatan Pedamaran untuk memajukan kecamatan Pedamaran ini, mari kita duduk bersama untuk sharing dan diskusi dalam bekerjanya dalam mengemban amanah ini sangatlah sederhana yakni berkeinginan berbuat yàng terbaik agar kecamatan Pedamaran ini semakin baik lagi.
 
Maka itu kepemimpinan itu tidak cukup sekedar ilmu namun selebihnya adalah jiwa serta beradaptasi dengan nilai nilai sosial dan budaya,terangnya.
 
Tokoh masyarakat Pedamaran Listiadi Martin SSos MM dalam pandangannya mengingatkan sebagai seorang pemimpin untuk menguasai hukum yang mana didalam hukum tersebut adanya adat istiadat, dan  juga teritorial wilayah yang di dalamnya ada yang tidak tertulis, dan Tokoh -tokoh masyarakat yang memiliki pengaruh namun mereka tersebut tidak adanya SK tertulis, pungkasnya.(Heri)

Kredit

Bagikan