Buruh dan Mahasiswa Nyanyikan Pihak Kepolisian Untuk Membuka Kawat Berduri

user
Elisatri Putri 08 September 2022, 15:29 WIB
untitled

Krsumsel.com - Seruan aksi damai ribuan yang tergabung dari aliansi, Universitas Sriwijaya (Unsri), PGRI, Tridinanti, UIN Raden Fatah, Buruh serta pihak terkait lainnya menggelar aksi demo di Kantor DPRD Sumsel, Kamis 8 September 2022 siang. 

Ribuan aksi demo menuntut penolakan kenaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Sejumlah personel kepolisian dengan sigap masih didepan kawat berduri. 

Sementara pendemo menyampaikan orasi sembari bernyanyi "BBM naik, meminta pihak kepolisian untuk membuka kawat berduri." 

Salah satu buruh Hermawan meminta pihak kepolisian membuka kawat berduri. 

"Kami ini aksi damai pak," kata Hermawan. 

Hermawan menambahkan kami ini hanya memperjuangkan rakyat kecil. 

"Intinya, tolong pak bantu kami," ujarnya. 

Hingga kini masih berlangsung Aksi Demo damai di Kantor DPRD Provinsi Sumsel. 

Sebelumnya diberitakan, Pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), mahasiswa Palembang terus melakukan aksi. Hari ini Kamis 8 September 2022, ribuan mahasiswa Palembang menggelar aksi di Simpang Lima DPRD Sumsel. 

Ribuan mahasiswa yang tergabung dari aliansi, Universitas Sriwijaya (Unsri), PGRI, Tridinanti, UIN Raden Fatah, Buruh serta yang pihak terkait lainnya mulai berdatangan dan menggelar aksi demo di Kantor DPRD Sumsel.

Mahasiswa tersebut menolak keputusan pemerintah yang telah menaikkan harga BBM beberapa hari lalu.

Berbagai alat peraga demonstrasi berupa spanduk-spanduk dan flyer yang bertuliskan penolakan terhadap kenaikan harga BBM.(****)

Credits

Bagikan