Kapolres Muba: Seluruh SPBU Kita Awasi

user
Elisatri Putri 02 September 2022, 18:35 WIB
untitled

Krsumsel.com - Antisipasi adanya rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi, Kepolisian Resor (Polres) Musi Banyuasin (Muba) melakukan pengawasan adanya penimbunan BBM dan penyalahgunaan BBM. Langkah ini akan diberlakukan menyusul belum diumumkan secara resmi oleh Pemerintah atas kenaikan BBM.

Terkait kebijkan pemerintah ini pun Polres Muba sudah melakukan berbagai upaya salah satunya telah melakukan FGD. Salah satu fokusnya yakni pengawasan akan dilaksanakan di seluruh SPBU yang ada di seluruh wilayah kabupaten Muba.

Kapolres Muba AKBP Siswandi SIK mengatakan, pihaknya dari Polri dan TNI telah bersinergi dan bertekad mengamankan soal penggunaan dan penjualan BBM ini, jangan sampai ada penimbunan, selain itu SPBU harus menjual BBM sesuai aturan.

Apabila dalam pelaksanaannya jika ada perseorangan dan perusahaan yang melakukan penyalahgunaan BBM subsidi maka pihaknya segera melakukan tindakan.

"Modus-modus seperti modifikasi mobil pribadi yang meningkatkan bak juga akan kita awasi. Lalu adanya pembeli yang membawa derigen atau pakai kendaraan yang tangkinya sudah dimodifikasi juga tak luput dari pantauan," ujarnya Jumat (2/9/2022).

Ia menegaskan khusus mobil perusahaan tidak boleh memakai BBM bersubsidi. Pihaknya tak segan melakukan tindakan apabila ditemukan dan jika mengisi beruang kali.

"Sudah ada 12 titik SPBU yang ada di Kabupaten Muba sudah diawasi oleh Polisi dan TNI. Nanti kita akan cek kelapangan bersama Dandim, dan Bupati apakah ada Panic Buying," jelasnya.

Petugas juga akan melakukan memonitoring atau mengecek mobil tangki yang memuat BBM yang akan didistribusikan atau disetor ke SPBU. Apakah pengisiannya sesuai dengan drop atau tidak.

"Jangan sampai tidak sesuai karena sudah didistribusikan ke tempat lain. Ancamannya sanksi 6 tahun penjara dan denda 60 milyar termasuk izin usaha ditutup," tegasnya.

Terakhir pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak Panic Buying dalam pembelian BBM bersubsidi. Karena untuk kenaikan bahan pokok sudah ada beberapa seperti telur dan bawang, dan untuk di Kabupaten Muba masih stabil dari pada kabupaten/kota lainnya.

"Imbauan terus dilakukan seperti pemasangan baner, media sosial. Intinya jangan terpengaruh kabar yang tidak jelas, dan jangan melakukan pembelian BBM jumlah besar," tutupnya. (AS)

Kredit

Bagikan