Terndam Banjir, Tambak Ikan Ismail Abdullah Alami Kerugian

user
adminoke 05 Agustus 2020, 10:35 WIB
untitled

BANYUASIN, KRSumsul.com - Hujan yang terjadi Semalam Sampai pagi tersebut mengakibatkan Kolam Ikan Milik Ketua LSM Nusantara terendam banjir. Dengan adanya Penutupan Aliran Sungai yang salama ini tidak pernah Banjir dan mengakibatkan Tambak Ikan dan Ternak Sapi ikuti terkena Banjir. Satu di antara pemilik kolam ikan yakni Ismail Abdullah (50), yang harus merugi puluhan juta rupiah akibat ikan peliharaannya terbawa arus banjir.

Terndam Banjir, Tambak Ikan Ismail Abdullah Alami Kerugian

Saat ditemui di sebuah Rumah di dekat Kolam milik nya, pria yang akrab disapa Ismail itu sudi berbagi penjelasan tentang usaha ternak ikannya kepada Wartawan krsumsel.com Dia mengatakan, hujan yang dari Semalam sampai pagi mengakibatkan dua kolam ikan Patin dan Ikan Nila miliknya terendam banjir. Karena hal tersebut ikan yang dia pelihara banyak lepas dan dirinya harus mengalami kerugian sekitar Rp 30 juta. Katanya, Rabu (05/08/2020).

“Akibat banjir menenggelamkan dua kolamku, ikan Patin dan Ikan Njla yang aku pelihara dan sudah berusia Dua bulan hilang semua. Tak jauh beda, satu kolamku lainnya juga terendam banjir, namun karena aku pasangi wareng masih saja ikan lepas dari kolam ikan saya,” keluh Ismail.

Ismail ini baru saja menekuni Usaha Ternak Ikan mengatakan Ikan Patin dan Ikan Nila sebanyak 100 ribu ekor yang terdiri dari 50 ribu ikan patin dan 50 ribu ikan Nila ludes Habis karena terendam Banjir karena menurut nya adanya penutupan di pengujung sungai suak bara banyak dampak yang kehilangan ikan yang ada di kolam nya. Tegasnya

Menurutnya, bibit ikan Patin tersebut bila dipanen bisa menghasilkan sekitar tujuh kwintal Patin, dan dirinya bisa mendapatkan uang sekitar Rp 10 juta. Sedangkan ikan nila saat panen, dia kalkulasi bisa meghasilkan ikan sebanyak satu ton, dan diperkirakan menghasilkan sekitar Rp 20 juta. Jelasnya

Ismail pun menjelaskan untuk normalisai Sungai Belum Perna ada dari kabupaten Banyuasin, Pemerintah Pusat dan setiap ada ujan Ari disini pasti naik karena belum perna di Normalisasi sungainya kalau tidak ada sumbatan di ujung tambak ikan kami.

"Harap kami sebagai masyarakat tambak ini dan mengharapkan kepada Pemerintah Kabupaten Banyuasin kiranya dapat memperhatikan dengan adanya kerugian ini tidak bisa di perbuat suluruh pakan ikan Habis dan tidak ada sisa ikannya".tandasnya (Yan)

Kredit

Bagikan