Sebelum Lompat Dari Jembatan Ampera Dua Sejoli Ini Pamit, Berikut Penuturan Ortu Korban

user
adminoke 24 Agustus 2020, 18:05 WIB
untitled

PALEMBANG, KR Sumsel - Dua sejoli yang sebelumnya sempat menggemparkan warga Palembang, dikarenakan Minggu (23/8/2020) sekira pukul 13.00 WIB dua sejoli dikabarkan terpeleset dan tenggelam saat sedang berada di dermaga 10 Ulu Palembang.

Baca Juga : Kisah Mistis Jembatan Ampera di Palembang

Setelah dilakukan pencarian akhirnya Kedua korban Tegar (18) dan Meliana (17) berhasil dievakuasi oleh team SAR gabungan dari Basarnas, TNI dan Polri pada malamnya pukul 23:30 wib. Selanjutnya kedua pasangan sejoli ini dibawa ke rumah duka masing-masing.

Sedangkan Tegar, dibawa ke rumah duka di Jalan KH Azhari lorong Famili rt 7 kelurahan 12 Ulu Kecamatan Seberang Ulu II Palembang.

Dari pantaun dirumah duka terlihat keluarga dan tetanga sedang sibuk menyiapkan kotak Jenazah untuk pemakaman di TPU Naga Swidak Kelurah 14 Ulu.

Menurut tetangga korban, Erwin (45) mengatakan bahwa keluarga korban ini dikenal ramah dengan tetangga, sedangkan untuk korban sendiri dikenal cukup baik walaupun hanya biasa bertemu pada malam hari.

Sebelum Lompat Dari Jembatan Ampera Dua Sejoli Ini Pamit, Berikut Penuturan Ortu Korban

" Korban nie dibagus pak, walaupun kami disini baru kenal sekira delapan bulan, sebab keluarga korban nie ngontrak disini. Kami cuma betemu pada malam hari saat korban balek begawe di pasar 16 Ilir, "tuturnya.

Mengenai permasalahan percintaan dengan kekasihnya, Erwin tidak cukup mengetahui.

" Kami tidak terlalu mengetahui masalah percintaan dengan kekasihnya, walapun pernah melihat kekasih Tegar," tutupnya.

Sedangkan orang tua Tegar yakni Agus cik (43), Senin (24/8/2020) mengatakan bahwa sebelum kejadian sekira pukul 10 pagi ia berpamitan dengannya akan pergi jalan-jalan.

"Kate pirasat kami, sebab sebelum terjadi peristiwa yang menyedihkan ini, anak saya bersama kekasihnya berpamitan untuk jalan-jalan, kami sangat merestui hubungan mereka, kami tidak melarang namun takdir tuhan berkata lain," tangis Agus.  (****)

Kredit

Bagikan