Polres OKI Tangkap Dua Pelaku Perakit Senpira desa Sungai Ceper

user
adminoke 28 Maret 2021, 20:23 WIB
untitled

OKI, KRSUMSEL.com - Jajaran Polres Ogan Komering Ilir (OKI) berhasil mengamankan dua pelaku berikut barang bukti lainnya hasil penggerbekan home industri senjata api rakitan (senpira) di desa Sungai Ceper Kecamatan Sungai Menang Kabupaten OKI, Sumatera Selatan.

Penggerbekan itu dijelaskan Kapolres OKI, AKBP Alamsyah Pelupessy, mengapresiasi keberhasilan personilnya yang melakukan penggerebekan serta berhasil menangkap pelaku pembuat senpira pada Minggu (28/03) dini hari.

Polres OKI Tangkap Dua Pelaku Perakit Senpira desa Sungai Ceper

"Pelaku berikut barang bukti sudah diamankan dan digelandang ke mapolres OKI guna mempertanggungjawabkan perbuatannya sekaligus pengembangan lebih lanjut,"ungkap Kapolres OKI.

Ditambahkannya kedua pelaku akan dijerat pasal 12 tahun 1951 tentang senjata api dengan ancaman hukuman mati, seumur hidup atau 20 tahun penjara.

Kapolres OKI juga menghimbau dan meminta kepada seluruh masyarakat Kabupaten OKI yang memiliki senpira kiranya segera menyerahkan kepada petugas tanpa dikenakan sanksi pidana hukum apa pun.

Walaupun sempat terjadi perlawanan dan baku tembak antara petugas kepolisian dengan masyarakat setempat dan juga pelaku. Namun polisi berhasil melakukan eksekusi.

Pelaku yang berjumlah dua orang itu, Ravid dan Joni, terpaksa dihadiahi timah panas oleh aparat kepolisian.

Satu diantara pelaku tersebut ternyata merupakan residivis pembunuhan di wilayah polda Lampung.

Penggerbekan itu lanjut Kapolres OKI, berawal dari informasi masyarakat yang menyatakan jika di daerah tersebut ada ribuan peluru yang sedang masuk.

Kemudian Polisi langsung melakukan penyidikan dengan menerjunkan 30 orang personil.

Alhasil polisi berhasil mengamankan enam pucuk senpira jenis revolver dan satu jenis softgan.

25 butir peluru jenis tajam, 25 butir peluru jenis karet, peluru kaliber 38, dan jenis revolver.

Selain itu alat yang digunakan untuk membuat senpi seperti mesin pres, mesin las, mesin jenset, mesin bor, dan alat isap narkoba.

Dan dari introgasi petugas bahwa pelaku ini sudah menjual senpira tersebut sebanyak 15 buah seharga Rp.1,5 juta per buah sejak satu tahun terakhir. (ata)

Kredit

Bagikan