Puluhan Emak-emak Geradak Kejari Banyuasin, Lapor BLT Diduga Ditilap Oknum Kades

user
elisa 29 September 2021, 19:48 WIB
untitled

BANYUASIN.KRSumsel.com - Puluhan ibu rumah tangga asal Desa Tanjung Menang Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin mendatangi Kejari Banyuasin, Rabu (29/9/2021).

Mengendarai empat mobil pick up, mereka hendak melaporkan dugaan korupsi dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) penanganan Covid 19.

Perwakilan massa, Roni kepada awak media mengatakan BLT tidak mereka terima selama tiga bulan terakhir.

“Bukan Juli, Agustus, September belum kami terima. Alasan kepala desa belum ada pencairan,” ujar Roni.

Hanya saja, masyarakat melakukan kroscek ke PMD dan Camat Rantau Bayur terkait alasan oknum Kades itu.

“Nyatanya Camat dan pihak PMD menyebutkan jika dana BLT tersebut sudah dicairkan,” tambah dia.

Yola, perwakilan warga Tanjung Menang lainnya menambahkan, dana BLT sebanyak satu bulan tahun 2020 lalu pun belum diberikan kepada penerima yang berhak.

“Kami minta penegak hukum untuk melakukan tindakan, dan mengusut permasalahan di desa kami,” beber dia.

Dia mengatakan, kedatangan mereka ke Kejari Banyuasin secara spontan dan tidak unsur lain selain melaporkan dugaan korupsi BLT itu.

“Tolong kami pak Kejari, Usut permasalahan ini,” tambah dia.

Hanya saja, kedatangan puluhan warga Tanjung Menang ini terpaksa dibubarkan pihak Polres Banyuasin.

Lantaran, aksi massa ini tidak mengantongi perijinan tertulis ke Bagian Intel Polres Banyuasin.

“Karena ini masih masa pandemi, dimohon untuk membubarkan diri. Kami minta perwakilan dari BPD untuk ke Polres Banyuasin,” ujar salah satu petugas Intel Polres Banyuasin. (Yan)

Kredit

Bagikan