Nikita Mirzani Nangis Saat Bacakan Nota Pembelaan di Persidangan, Kutip Ayat Alquran

user
Budiman 22 November 2022, 08:23 WIB
untitled

Krsumsel.com -  Sidang kali ini beragendakan eksepsi atau nota pembelaan atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada persidangan sebelumnya.

Ibu tiga anak itu membacakan langsung nota pembelaan. Dalam eksepsinya, wanita yang sudah tiga kali jadi janda itu mengutip beberapa surat Alquran, dimana Allah memerintahkan umat manusia untuk selalu berlaku adil dan berbuat kebajikan.

"Apabila kalian menetapkan hukum di antara manusia, maka tetapkanlah hukum dengan adil. Al-Maidah ayat 42, jika kamu memutuskan perkara di antara mereka, maka putuskanlah dengan adil. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang adil," ujar Nikita Mirzani saat membacakan nota pembelaannya, Senin (21/11).


1. Unggahan Bukan Untuk Menghina

Nikita Mirzani mengaku saat mengunggah postingan di Instagram bukan dimaksudkan untuk menghina dan mencemarkan nama baik Dito Mahendra. Akan tetapi ditunjukan pada aparat penegak hukum untuk selalu berbuat adil kepada semua perkara pidana dan semua laporan tindak pidana.

"Sebagaimana yang telah dibenarkan Jaksa Penuntut Umum dalam dakwaannya, bahwa saya hanya mengimbau aparat kepolisian," kata Nikita.

2. Sebuah Bentuk Kezaliman

Apa yang dialami Nikita Mirzani saat ini merupakan bentuk kezaliman dari Dito Mahendra, yang dinilainya membuat laporan mengada-ngada. Terlebih dakwaan jaksa menurutnya tidak logis.

"Saya ditahan karena telah mengakibatkan kerugian sebesar Rp 17,5 juta terhadap Mahendra Dito. Mungkin Jaksa Penuntut Umum tidak bisa menghimpun kerugian yang nyata dan logis, dan tidak membedakan kerugian yang sesungguhnya," jelasnya.

"Bahkan semakin lucu tatakala Jaksa Penuntut Umum dalam dakwaannya membenarkan bahwa saya tidak melakukan pencemaran nama baik. Tapi tetap disidangkan karena kebingungan untuk menghimpun dan kebingungan menguraikan adanya perbuatan tindakan pada saya," Nikita Mirzani menambahkan.

3. Nikita Nangis di Persidangan

Saat menyebutkan nama ketiga anaknya dalam nota pembelaannya, Nikita Mirzani menangis. Ia juga diam untuk sejenak untuk menenangkan diri agar bisa meneruskan eksepsinya.

"Saat saya bersama anak saya, saya dipaksa masuk untuk dibawa ke Polres Serang Kota. Hal tersebut tidak ubahnya memposisikan saya sebagai gembong teroris. Hal itu membuat anak saya menangis kencang," tutup Nikita.

4. Dugaan Pencemaran Nama Baik

Seperti diberitakan, kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan Dito Mahendra ke Polres Serang Kota kini memasuki babak baru. Kasus tersebut kini sudah disidangkan di Pengadilan Negeri Serang, Banten dengan Nikita Mirzani sebagai terdakwa.

Dalam persidangan, Nikita Mirzani dibela oleh delapan orang pengacara yang ditunjuknya. Dan ia masih menjalani penahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Klas IIB, Serang, Banten.(*)

 

 

 

 

SUMBER

Kredit

Bagikan