Penyidik Cecar Mantan Sekda Buleleng Bali Atas Dugaan Korupsi

oleh -200 pembaca

Denpasar, KRsumsel.com – Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali mencecar sebanyak 14 pertanyaan kepada mantan Sekda Kabupaten Buleleng berinisial DKP terkait dugaan tindak pidana korupsi penerimaan sejumlah uang dalam beberapa proyek di Kabupaten Buleleng.

 

“Tersangka dalam keadaan sehat baik jasmani dan rohani pada saat memulai pemeriksaan sebagai tersangka, dan menjawab sejumlah 14 pertanyaan dari penyidik. Yang pasti pertanyaannya seputar tindak pidana yang disangkakan terhadap tersangka DKP,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Bali A Luga Harlianto dalam keterangan persnya, di Denpasar, Senin.

 

Ia mengatakan pemeriksaan terhadap tersangka ini berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi, di antaranya pembangunan Bandara Bali Utara di Kabupaten Buleleng, pengurusan izin pembangunan Terminal Penerima LNG Celukan Bawang, penyewaan lahan tanah Desa Yeh Sanih, dan tindak pidana pencucian uang terkait penerimaan tersebut.

 

Dalam proses pemeriksaan ini, tersangka DKP telah memenuhi panggilan yang kedua dari jaksa penyidik Kejati Bali, karena sebelumnya tersangka DKP tidak hadir dalam panggilan tersangka pada Kamis, 30 September 2021 dengan alasan dalam keadaan sakit.

 

Tersangka DKP dimintai keterangan sebagai tersangka sejak pukul 10.00 WITA, dengan didampingi oleh penasihat hukum dari Kantor Pengacara Agus Sujoko hingga pukul 15.00 WITA.

 

“Setelah pemeriksaan, tersangka awalnya akan ditahan, namun setelah diperiksa kesehatan tersangka DKP di dokter Klinik Kejaksaan Tinggi Bali, dengan hasil tersangka dinyatakan tidak sehat, sehingga tidak jadi ditahan,” kata Luga.

 

Selanjutnya, kata Luga akan dijadwalkan kembali pemeriksaan terhadap tersangka, melihat kondisi kesehatannya membaik.