Sekolah Guru Indonesia Mewisuda 67 Guru Penerima Manfaat SGI Master Teacher

user
adminoke 25 Juli 2022, 15:38 WIB
untitled

Bogor, KRSUMSEL.COM - Sekolah Guru Indonesia (SGI) sebagai program yang peduli pada peningkatan kualitas guru beriktikad memajukan pendidikan di Indonesia dan berkomitmen melahirkan Guru Transformatif yang memiliki kompetensi mengajar, mendidik, berjiwa kepemimpinan sosial, dan siap berkontribusi di masyarakat.

Menurut Asep Ihsanudin, Ketua Sekolah Guru Indonesia, kecakapan seorang pendidik dalam mencipta gagasan-gagasan segar sebagai alternatif perubahan bagi kemajuan pendidikan di negeri ini sangatlah penting. Sebab itulah sebab itulah SGI menelurkan beragam program pengembangan keguruan salah satunya SGI Master Teacher (SMT).

“SMT didedikasikan untuk para guru honorer. Dengan harapan dapat membantu mengembangkan kapasitas dan menstimulasi inovasi pembelajaran mereka di kelas, sekaligus membantu finansial guru tersebut,” kata Asep. Ia menambahkan, saat ini SGI telah mewisuda 4.914 guru yang tersebar di 34 provinsi di 105 kabupaten/kota.

Pada Minggu (24/07) SGI mewisuda 67 peserta program SMT Angkatan 45 dari Sukabumi, Bogor, Depok, Jakarta, yang dilaksanakan luring di Aula Zona Madina, Bogor. Mengangkat tema Guru Pemimpin, Mewujudkan Indonesia Berdaya; Wisuda Akbar SMT Angkatan 45 ini bertujuan mengevaluasi dan mengajak para guru penerima manfaat program dan stakeholder wilayah terkait mengenal lebih jauh program SMT dan mengembangkan manfaat serta ilmu yang didapat kepada guru-guru lain melalui pengimbasan program pelatihan serupa di kemudian hari.

Juperta Panji utama, GM dakwah dan layanan Sosial Dompet Dhuafa, menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang dibangun oleh semua penerima manfaat SMT. Ia yakin program sejenis akan berlanjut di kemudian hari. “Peningkatan kualitas peserta didik dimulai dari kualitas guru, maka guru harus terus meningkatkan kapasitasnya baik dari segi softskill maupun hardskill untuk menunjang profesinya,” pesannya.

Program SMT Angkatan 45 dilaksanakan di tujuh kabupaten/kota yang terdiri dari pendanaan dari Dompet Dhuafa (Kabupaten Sukabumi & Kabupaten Lima Puluh Kota), Dompet Dhuafa cabang (Kabupaten Sinjai dan Kabupaten Samarinda), serta pendanaan mandiri melalui komunitas guru setempat (Jakarta Selatan, Kota Depok, Kabupaten Bogor).

Dian Mulyadi, General Manager Corporate Secretary Dompet Dhuafa, menyampaikan harapan besarnya untuk SMT; ia berharap SGI melalui SMT dapat memberikan manfaat dan menjadi agregator pendidikan berkualitas bagi para aktivis pendidik di Indonesia sehingga menghasilkan pelajar berkualitas calon pemimpi berkarakter bagi bangsa. (AR)

Kredit

Bagikan