Berpotensi Rp 300 Triliun, Toba Pulp Lestari Dukung Sport Tourism di Danau Toba

user
krsumsel 26 September 2022, 13:58 WIB
untitled

Krsumsel.com - Danau Toba di Sumatra Utara terus mempercantik diri dengan event sport tourismdunia, Asia Pacific Rally Championship (APRC) 2022, akhir pekan lalu.

Keindahan alam dan keragaman budaya menjadi kombinasi dahsyat bagi pengembangan pariwisata Indonesia.

Wakil Gubernur Sumatra Utara Musa Rajekshah mengatakan, magnet Danau Toba dengan keindahan alam dan budaya kini makin kuat dengan event kejuaraan rally Asia Pasifik 2022.

"Event sport tourism ini penting untuk promosi pariwisata, menarik lebih banyak wisatawan untuk datang, dan berdampak pada perekonomian," kata Wagub Sumatra Utara Musa dalam keterangan persnya, Senin (26/9).

Danau Toba APRC 2022 digelar 23 - 25 September, merupakan event reli kedua yang dilaksanakan di kawasan Danau Toba pada tahun ini. Pada 5-7 Agustus lalu, digelar juga kejurnas reli di lokasi serupa: kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI) Sektor Aek Nauli yang dikelola PT Toba Pulp Lestari Tbk.

Event APRC 2022 diikuti 65 pembalap dari dalam dan luar negeri. Sebut aja pembalap asal Malaysia yang juga mantan juara dunia WRC Karamjit Singh, serta para pembalap nasional, seperti Sean Gelael, Ryan Nirwan, Subhan Aksa, Rifat Sungkar, hingga Musa Rajekshah.

Menurut Wagub Musa Rajekshah, kejuaraan reli di Danau Toba akan menjadi agenda rutin bersama Federation Internationale de' IAutomobile (FIA). Selain kejuaraan level nasional dan Asia Pasifik, pada tahun depan (2023) ditargetkan bisa menggelar skala lebih besar, yakni World Rally Championship (WRC).

Direktur Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Dwi Marhen Yono menambahkan, tahun ini momentum pemulihan pariwisata nasional, setelah gelombang pandemi Covid-19 pada dua tahun terakhir.

"Tahun ini kami menargetkan 600 juta kunjungan wisata domestik ke berbagai destinasi nusantara. Dengan jumlah itu, potensi perputaran uang di sektor wisata domestik mencapai Rp 300 triliun," sebutnya.

Menurut Marhen, pengembangan destinasi wisata memerlukan pilar 3A + 3K, yakni Akses, Amenitas, Atraksi, serta Komitmen, Kreativitas, dan Kolaborasi. "Sport tourism seperti Danau Toba APRCmenjadi pilar Atraksi yang penting untuk Danau Toba sebagai destinasi super prioritas."

Direktur PT Toba Pulp Lestari Tbk Anwar Lawden menambahkan, pihaknya mendukung penuh kejuaraan reli sebagai bagian dari pengembangan sektor pariwisata Danau Toba. Apalagi trek reli di Hutan Tanaman Industri (HTI) sektor Aek Nauli yang dikelola dengan prinsip keberlanjutan.

"Karena itu, kami berkomitmen mendukung penuh. Sport tourism ini terbukti ini memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha di kawasan Danau Toba," pungkas dia. (merdeka.com)

Kredit

Bagikan