Ini Deretan Pemain yang Bersinar namun Negaranya Gagal Melaju ke 16 Besar Piala Dunia

user
Budiman 02 Desember 2022, 13:57 WIB
untitled

Krsumsel.com - Penyerang berusia 33 tahun itu bermain trengginas selama babak penyisihan grup Piala Dunia 2022. Akan tetapi, Ekuador tetap gagal lolos ke babak 16 besar. Nasib ya nasib.

Enner Valencia mencetak total tiga gol di Grup A. Striker Fenerbahce ini dua kali membobol gawang Qatar dan sekali ke gawang Belanda.


Hanya saja kekalahan 1-2 dari Senegal dalam partai terakhir Grup A di Khalifa International Stadium, Al Rayyan, Qatar, Selasa (29/11), membuat Enner Valencia cs. harus menerima kenyataan pahit tersingkir lebih cepat dari Piala Dunia 2022.

Mantan pemain West Ham United itu masih berstatus pencetak gol terbanyak di Piala Dunia 2022 bersama empat striker lainnya. Selain Enner Valencia, siapa lagi pemain yang bersinar, tetapi negaranya tersingkir?


Kai Havertz
Kai Havertz mungkin tidak menyangka Jerman akan tersingkir dari Piala Dunia 2022, padahal gelandang berusia 23 tahun itu berkontribusi besar untuk partai terakhir Der Panzer di Grup E.

Kai Havertz mencetak dua gol ketika Jerman membantai Kosta Rika 4-2 di Al Bayt Stadium, Al Khor, Qatar, pada Jumat (2/12) dini hari WIB. Pemain Chelsea ini baru masuk pada menit ke-66 untuk menggantikan Thomas Muller.

Kemenangan atas Kosta Rika tetap membuat Jerman kalah bersaing dengan Jepang dan Spanyol. Der Panzer menduduki peringkat ketiga klasemen akhir Grup E dengan empat angka.


Saleh Al-Shehri
Saleh Al-Shehri cukup tajam di babak penyisihan grup. Namun, kontribusi penyerang berusia 29 tahun itu belum mampu mengantar Arab Saudi lolos ke babak 16 besar.

Dua dari tiga gol Arab Saudi di Grup C berasal dari Saleh Al-Shehri. Masing-masing golnya tercipta ke gawang Argentina dan Meksiko.

Arab Saudi harus angkat koper lebih cepat dari Piala Dunia 2022 karena terpuruk di dasar klasemen akhir Grup C dengan nilai tiga dari tiga partai.


Mehdi Taremi
Iran sempat memberikan perlawanan di Grup B Piala Dunia 2022. Namun, Team Melli tetap tidak sanggup bersaing dengan Inggris dan Wales.

Mehdi Taremi menjadi pemain Iran yang paling menonjol di babak penyisihan grup. Striker berusia 30 tahun itu mampu dua kali membobol gawang Inggris.

Mehdi Taremi memang bukan bomber sembarangan. Bersama FC Porto di musim ini, pemain berpostur 185 cm itu dapat membukukan 13 gol dari 19 penampilan.(*)

 

 

 

 

SUMBER

Kredit

Bagikan