Prancis Patahkan Kutukan Juara Bertahan Piala Dunia, Javlon Guseynov Yakin Les Bleus

user
Budiman 25 November 2022, 13:58 WIB
untitled

Krsumsel.com -  Keyakinan itu tak lepas dari hasil positif yang ditorehkan Les Bleus, julukan Timnas Prancis di laga pembuka kontra Australia (23/11/2022).

Walaupun sempat tertinggal lewat gol cepat Craig Goodwin, pasukan Didier Deschamps itu mampu bangkit. Tak tanggung-tanggung, empat gol diciptakan Olivier Giroud dkk ke gawang perwakilan Asia tersebut.


Kesuksesan ini tentu berarti besar bagi mental penggawa Timnas Prancis. Mereka sempat dihantui kutukan juara bertahan yang selalu kalah di laga pembuka sejak kegagalan Italia menembus babak gugur di Piala Dunia 2010.

"Sejujurnya saya tidak punya alasan besar dalam mendukung Prancis. Saya hanya ingin melihat bagaimana mereka akan mempertahankan trofi mereka (sekaligus mematahkan kutukan juara bertahan)," ungkapnya.


Tahan Provokasi Lawan
Pemain asal Uzbekistan itu berharap tak ada lagi drama yang mewarnai perjalanan Timnas Prancis di Piala Dunia 2022. Ia menilai penting bagi para pemain untuk tetap menjaga kewarasan dalam menerima provokasi lawan.

Javlon merujuk pada kejadian di final Piala Dunia 2006 saat Prancis takluk dari Italia di partai puncak lewat drama adu penalti. Pada laga tersebut, terjadi insiden yang melibatkan Zinedine Zidane dan Marco Materazzi.

"Permainan yang bagus selama pertandingan. Zidane mencetak gol penalti dengan gaya panenka di depan Gianluigi Buffon (kiper Italia). Sampai kemudian, Zidane mendapat kartu merah setelah menanduk Materazzi," tandasnya.


Lawan Tidak Mudah
Prancis akan menghadapi lawan yang rumit saat menghadapi Denmark pada lanjutan penyisihan Grup D yang berlangsung di Stadion 974, Doha, Qatar, Sabtu (26/11/2022) malam WIB.

Tim Dinamit jelas tak boleh diremehkan begitu saja. Simon Kjaer dkk yang gagal merebut angka penuh di laga pertama kontra Tunisia, tentu bertekad menjaga asa menembus 16 besar.

Prancis pun tak boleh sembarangan bermain terbuka menghadapi tim yang berada di 10 besar rangking FIFA ini. Salah perhitungan sedikit, situasi bakal menjadi runyam bagi mereka.(*)

 

 

 

SUMBER

Kredit

Bagikan