Roger Federer Umumkan Gantung Raket

user
Budiman 16 September 2022, 08:07 WIB
untitled

Krsumsel.com - Laver Cup pada pekan depan akan menjadi menjadi turnamen kompetitif terakhirnya.

Roger Federer mengumumkan berita mengejutkan itu pada Kamis (15/9/2022), melalui unggahan di media sosial miliknya.


"Seperti yang Anda ketahui, tiga tahun terakhir telah memberi saya banyak tantangan dalam bentuk cedera dan operasi. Saya bekerja keras untuk kembali ke performa kompetitif penuh, tetapi saya juga tahu kemampuan tubuh saya dan batasnya. Itu menjadi pesan yang sangat jelas bagi saya," kata Federer.

"Saya sudah berusia 41 tahun sekarang. Saya telah bermain lebih dari 1.500 pertandingan selama 24 tahun."

"Tenis telah memperlakukan saya dengan lebih murah hati daripada yang pernah saya impikan. Sekarang saya harus menyadari kapan saatnya untuk mengakhiri karier kompetitif saya," imbuh Roger Federer.

"Laver Cup pekan depan di London akan menjadi event ATP terakhir bagi saya. Saya akan bermain tenis lebih banyak pada masa mendatang, tentu saja, tetapi hanya bukan di Grand Slam atau ATP Tour."


Rekor Roger Federer
Legenda tenis Swiss itu memegang peringkat 1 Dunia di Ranking ATP selama 310 pekan, terlama kedua sejak 1973. Dia hanya kalah dari Novak Djokovic di kategori ini.

Namun, Federer memegang posisi teratas untuk rekor 237 pekan berturut-turut menempati peringkat 1 dari 2 Februari 2004 hingga 18 Agustus 2008.

“Dampak Roger pada tenis, dan warisan yang dia bangun, tidak mungkin dilebih-lebihkan. Lebih dari 24 tahun sebagai seorang profesional, Roger membawa jutaan penggemar yang memujanya ke olahraga ini," kata Chairman ATP, Andrea Gaudenzi, seperti dinukil dari situs ATP Tour.

"Dia memelopori era pertumbuhan baru yang luar biasa dan meningkatkan popularitas tenis. Tidak banyak atlet yang bisa berprestasi seperti itu. Roger membuat kami semua merasa bangga dan beruntung menjadi bagian dari olahraga yang sama," imbuh Gaudenzi.


Peran Besar Federer
Federer menjabat sebagai presiden Dewan Pemain ATP dari 2008 hingga 2014. Dia kemudian bergabung lagi sejak 2019 hingga 2022. D

Petenis asal Swiss itu berperan besar dalam peningkatan hadiah uang yang signifikan untuk pemain. Melalui Yayasan Roger Federer, Swiss telah membantu hampir dua juta anak kurang mampu di Afrika.(*)

 

 

 

 

SUMBER

Credits

Bagikan