Oknum ASN Palembang Tertangkap di Pagaralam Terancam Tujuh Tahun Penjara, Ternyata Ini Kelakuannya

oleh -2.084 pembaca

Pagaralam, Krsumsel.com- Jajaran Kepolisian Resort Kota Pagaralam berhasil mengungkap aksi pembobolan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) yang menguras saldo nasabah bank di Pagaralam.

 

“Benar pelaku telah kami tangkap (Jumat 14/8, red) tersangka yang sempat melancarkan aksinya diwilayah kota Pagaralam,” ungkap Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara melalui Kapolsek Pagaralam Utara AKP Herry Widodo, ketika diwawancara media (15/8/2020).

Ditambahkannya, adapun pelaku HH (25) Warga Jl. Sukabangun I Lrg Tanjung No. 1362 Rt. 024 Rw. 004 kel. Suka Bangun kecamatan Sukarami Kota Palembang tersebut juga merupakan Aparatur Sipil Negara.

Masih keterangan Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara melalui Kapolsek Pagaralam Utara AKP Herry Widodo, pelaku berhasil membobol ATM korban senilai Rp 2.700.000 , dengan cara mengganjal mesin ATM pakai tusuk gigi dan potongan gergaji besi kecil.

 

Aksi pelaku terungkap setelah salah satu korban Apriza Anggeraini melaporkan ke polisi dan bank pada hari Sabtu 8 Agustus 2020, korban mengaku uang di rekeningnya tiba-tiba hilang setelah menggunakan mesin ATM di salah satu Bank di Dempo Permai.

Diceritakan korban, awalnya ia tidak mengetahui bahwa kartu ATM miliknya tidak bisa digunakan, ketika ATM dipakai, ternyata tidak berfungsi. Korban lantas lapor ke pihak bank di Pagaralam.

Setelah dicek, uang sebesar Rp 2.700.000 dalam tabungannya sudah raib.

Dia teringat bahwa saat berada di mesin ATM ada orang yang menawarkan diri untuk membantu mengatasi masalah kartu ATM itu.

Ternyata itu adalah modus pelaku untuk meraup uang yang ada di Saldo Korban.

Polisi pun terus bergerak dan mengetahui identitas pelaku, akhirnya petugas berhasil meringkus pelaku pada Selasa (14/8/20) di Kota Pagaralam, yakni HH dari hasil interogasi, pelaku mengakui perbuatannya membobol isi uang nasabah dengan modus ganjal kartu ATM.

Dari hasil pemeriksaan, lokasi ATM di wilayah Pagaralam yang sudah menjadi sasaran Pelaku melakukan tindak kejahatan itu.

Adapun dari tangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti antara lain, 3 kartu ATM tidak aktif milik pelaku yang diikat dengan tali dan ganjal kayu, mata gergaji besi, sepatu merk Fial, Topi Warna Hitam.

“Kini pelaku ditahan dan harus mempertanggung jawabkan perbuatannya itu, pelaku akan dijerat dengan Pasal 362 ayat (1) KUHP dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara,” kata Kapolsek Pagaralam Utara.( Ca)