Kemenag Sulut Instruksikan Madrasah Shalat Ghaib Gempa Cianjur

user
krsumsel 27 November 2022, 08:35 WIB
untitled

Krsumsel.com - Kementerian Agama (Kemenag) menginstruksikan seluruh madrasah di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melakukan shalat ghaib sebagai bentuk kepedulian kepada korban bencana Kabupaten Cianjur.

"Menindaklanjuti arahan Menteri Agama, pihaknya telah menerbitkan edaran terkait pelaksanaan shalat ghaib,"kata Kepala Bidang Pendis Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulut Ahmad Sholeh di Manado, Minggu (27/11). Dia telah menginstruksikan kepada seluruh madrasah untuk dapat melaksanakan shalat ghaib.

Kepala Madrasah MIN 1 Bitung Hj Risnawaty Yusuf mengatakan, MIN 1 Bitung melaksanakan shalat ghaib sebagai bentuk kepedulian terhadap korban meninggal pada gempa di Kabupaten Cianjur Jawa Barat. Dia mengatakan, semua siswa, guru dan staf TU terlibat dan khusuk mengikuti shalat ghaib tersebut yang digelar di halaman madrasah.

Duka mendalam atas musibah gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Cianjur dan sekitarnya pada Senin, 21 November 2022. Menyusul kejadian tersebut Bupati Cianjur menetapkan status tanggap darurat bencana gempa bumi selama 30 hari hingga 20 Desember 2022.

Banyaknya korban jiwa dalam peristiwa gempa Cianjur akibat tertimpa bangunan yang tidak mampu menahan guncangan gempa. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat terdapat sebanyak 318 orang meninggal dunia hingga hari keenam gempa yang terjadi di Kabupaten Cianjur itu.

Sementara Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB-IDI) Adib Khumaidi berharap bantuan kemanusiaan untuk korban gempa bumi Cianjur, Jawa Barat, bersifat jangka panjang.

"Kami perlu mengatur supaya tidak ada penumpukan bantuan di awal. Kami berharap bantuan untuk Cianjur ini long term, sehingga tidak hanya fokus di dua pekan pertama, mungkin sampai di bulan kedua atau ketiga,"kata Adib Khumaidi saat menyambangi korban gempa di Pendopo Pemkab Cianjur, Sabtu (26/11).(net)

Kredit

Bagikan