Mukomuko Upayakan Dana Rp13 Milyar Bangun Pasar Tradisional

Mukomuko
Krsumsel.com - Pemerintah Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu mengupayakan dan mengusulkan dana sebesar Rp13 milyar untuk pembangunan los terbuka dan tertutup yang dibutuhkan oleh pedagang di pasar tradisional daerah tersebut.
"Kami sudah sampaikan usulan dana alokasi khusus (DAK) untuk pembangunan pasar secara sistem, selanjutnya menunggu,"kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Mukomuko Ruri di Mukomuko, Selasa (11/10).
Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Mukomuko mengusulkan DAK untuk pembangunan pasar tradisional karena ada peluang daerah ini mengusulkannya.
Ia mengatakan, pihaknya mengusulkan dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp13 miliar untuk pembangunan pasar tradisional di wilayah Kecamatan Penarik dan Kecamatan Lubuk Pinang.
Ia menambahkan, instansinya mengusulkan pembangunan bangunan baru seperti los baik terbuka maupun tertutup untuk pedagang di pasar tradisional di wilayah tersebut.
Untuk desain bangunan dua pasar tradisional tersebut katanya, menyesuaikan dengan kebutuhan setiap pasar tradisional yang diusulkan untuk mendapatkan bangunan los baru dari pemerintah pusat.
Ia menyebutkan, seperti contoh pasar tradisional di Desa Lubuk Mukti, Kecamatan Penarik membutuhkan peningkatan bangunan dari bangunan semi permanen menjadi permanen.
"Saat ini masih banyak bangunan semi permanen di pasar tradisional Desa Lubuk Mukti dan rencananya semua bangunan tersebut ditingkatkan dan diganti dengan bangunan baru,"ujarnya.
Selain itu ia mengatakan, pihaknya ingin supaya pasar tradisional di wilayah Kecamatan Lubuk Pinang nyaman dan juga dapat menampung pedagang.
Ia mengatakan, saat ini pasar tradisional di wilayah tersebut masih banyak kekurangan bangunan los pedagang. Untuk itu perlu adanya penambahan bangunan baru baik los terbuka maupun tertutup di pasar tersebut.
"Pedagang pasar tradisional di Kecamatan Lubuk Pinang saat ini membutuhkan bangunan baru untuk tempat mereka berjualan,"ujarnya pula.(net)
BERITA TERKAIT
Telkomsel Mitra Inovasi Pimpin Pendanaan Pra Series B
Puluhan Guru di Probolinggo jadi Penyelenggara Pemilu 2024
Jenazah Bripda Randongkir Ditemukan di Kampung Arim
Cancel Pesanan Driver Online, Pantat Febi Ditendang
Disdukcapil Kotawaringin Timur Temukan Belasan KTP Palsu
Sebar Hoaks Penculikan Anak Terancam 10 Tahun Penjara
Menkeu Sebut APBN Dukung Pemilu Rp25,01 Trilyun
Walikota Sebut Kabar Penculikan Anak di Surabaya Hoaks
8 Penumpang Perahu Tabrak Kayu di Mamberamo Raya Belum Ditemukan
190 Sultan & Raja Siap Hadiri Rakernas KNPI 2023 di Bandung
Istana Kepresidenan Pastikan Jokowi Hadiri Puncak HPN 2023
Pj Gubernur Beri Nama Anak Jerapah & Gajah di Taman Ragunan
Bukan Cincin dari Vidi Aldiano, Ini Perhiasan yang Sangat Spesial Bagi Sheila Dara
Idap Kanker Payudara, Nunung Srimulat Berharap Bisa Sembuh
Sikap MU Setelah Mason Greenwood Bebas dari Dakwaan Kasus Perkosaan
Gol Gleison Bremer Bawa Juventus Depak Lazio dan Lolos ke Semifinal
OKI Mulai Panen Raya, Stok Beras Aman
Tak Cuma Jual Gabah, Petani Air Sugihan Kini Produksi Beras Sendiri
Ajun Perwira & Jennifer Jill Bakal Meriahkan Ocean Light Palembang
Muara Enim Raih Predikat Kepatuhan Standar Pelayanan Publik
Dianggap Merebut Pacar, Andy Dibacok Warga Tanjung Barangan