Deli Serdang Masuk 140 Kabupaten Implementasi 'Smart City'

user
Elisatri Putri 05 Oktober 2022, 18:51 WIB
untitled

Krsumsel.com - Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara kembali masuk dalam 140 kabupaten/kota yang mengikuti evaluasi implementasi Program Gerakan Menuju Kota Cerdas (Smart City) Tahun 2022.

Wakil Bupati Deli Serdang HM Ali Yusuf Siregar di Lubuk Pakam, Rabu (5/10) mengatakan, sejak tahun 2018, Kabupaten Deli Serdang sudah ditetapkan sebagai kabupaten terpilih dalam implementasi kebijakan Kota Cerdas bersama 74 kabupaten/kota lainnya se-Indonesia.

"Tahun 2022 ini, kembali masuk dalam 140 kabupaten/kota yang mengikuti evaluasi implementasi Program Gerakan Menuju Kota Cerdas,"katanya. Sejak ditetapkannya Kabupaten Deli Serdang menjadi penyelenggara kebijakan Kota Cerdas tahun 2018, Pemkab Deli Serdang terus berupaya melakukan berbagai program dan langkah-langkah strategis.

Salah satunya adalah tersedianya rencana induk Smart City Kabupaten Deli Serdang, sehingga pada akhirnya menjadi regulasi berupa peraturan bupati yang menjadi pedoman bagi semua pihak.

Terutama, kata dia, bagi perangkat daerah dalam menjalankan kebijakan smart city, dan juga menjadi dokumen perencanaan yang tidak terpisahkan dari perencanaan pembangunan Kabupaten Deli Serdang.

"Bagi kami kebijakan smart city merupakan konsep yang selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Deli Serdang. Sehingga, kami sangat meyakini gerakan menuju kota cerdas ini akan memberi kontribusi bagi percepatan pencapaian visi pembangunan Kabupaten Deli Serdang,"katanya.

Pihaknya berharap setiap program dan kebijakan dalam penyelenggaraan enam dimensi smart city yang telah dilaksanakan selama ini, semakin matang dan membawa perubahan mendasar dalam pelayanan publik di Kabupaten Deli Serdang.

"Tahun 2021, kami telah mencapai skor 2,94. Skor tersebut meningkat 0,47 dibanding hasil evaluasi tahun 2020. Hasil evaluasi itu membuat kami semakin meningkatkan kualitas penyelenggaraan kebijakan smart city dan ini berdampak terhadap lahirnya berbagai inovasi yang dilakukan oleh berbagai perangkat daerah dalam mendukung penyelenggaraan pelayanan publik yang smart,"demikian Ali Yusuf Siregar.(net)

Kredit

Bagikan