Bangka Barat Pertajam Bisnis Inti BUMD

user
Elisatri Putri 18 September 2022, 14:31 WIB
untitled

Krsumsel.com - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berupaya mempertajam bisnis inti yang akan dijalankan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar mampu meningkatkan pendapatan daerah.

"Sebagai langkah awal dalam menyiapkan rencana bisnis inti BUMD ini kita telah menggandeng Bina Nusantara Jakarta,"kata Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Barat Heru Warsito di Mentok, Minggu (18/9).

Selama ini katanya, di Bangka Barat sudah terbentuk BUMD, namun dalam pembahasan bersama Bina Nusantara dan instansi terkait lain yang digelar kali ini untuk mempertajam bisnis inti yang akan dijalankan, termasuk teknis yang akan menyertai.

"Dalam pertemuan tersebut kita juga membahas apakah perlu membangun BUMD baru atau tidak sebagai persiapan untuk ikut dalam pengelolaan Pelabuhan Tanjungular yang saat ini pembangunannya sudah memasuki tahap akhir,"ujarnya.

Menurut dia, BUMD memiliki banyak peluang bisnis yang bisa dijalankan, namun untuk saat ini akan lebih fokus ke pelabuhan yang nantinya dikelola memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.

"Selain menyiapkan bisnis inti, kita juga siapkan pengelolaan berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Itulah kenapa kita gandeng Bina Nusantara,"katanya.

Wakil Bupati Bangka Barat Bong Ming Ming mengharapkan kerja sama dengan Bina Nusantara mampu menyiapkan rencana bisnis inti yang serius dan tajam sehingga nantinya hasilnya maksimal.

"Sebanyak 40 persen visi dan misi kami adalah memajukan ekonomi kerakyatan. Bermimpi dulu lalu kita diskusikan bagaimana mewujudkan mimpi tersebut untuk Bangka Barat maju, sejahtera dan bermartabat,"katanya.

Beberapa bisnis yang pernah dijalankan BUMD, antara lain sektor pertambangan, properti, perbengkelan, dan pengelolaan pusat kuliner.

Ia menyebut semua bisa dioptimalkan menjadi potensi menguntungkan, namun Pelabuhan Tanjungular bisa memegang peran penting dalam pengembangan bisnis inti BUMD karena secara lokasi strategis, berjarak 400 kilometer dengan Singapura dan memiliki kedalaman laut sekitar 30 meter.(net)

Credits

Bagikan