Gunung Ciremai Dan Mitos Nini Pelet "Sang Penguasa Ajian Jaran Goyang"

user
adminoke 03 Februari 2021, 20:30 WIB
untitled

KRSUMSEL.com - Pada tahun 2014, sempat beredar isu tentang Gunung Ciremai yang hendak dibeli oleh perusahaan Chevron dengan harga Rp 60 triliun. Isu itu muncul berkaitan dengan adanya dugaan bahwa gunung tersebut menyimpan kandungan panas bumi yang besar. Dari situ muncul kesimpulan hipotetis bahwa gunung itu menyimpan potensi mineral yang besar. Ya, selain itu, gunung tersebut memang menyimpan banyak hal lainnya.

Baca Juga : Ajian Jarang Goyang Pelet Paling Ampuh, Mulai dari Mantra, Tari hingga Lagu

Baca Juga : Ki Buyut Mangun Tapha Karuhun Desa Singkup

Gunung Ciremai yang secara administratif berada di tiga wilayah, Kabupaten Cirebon, Kuningan, dan Majalengka, memang merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat. Tingginya mencapai 3.078 mdpl. Ia juga menyimpan keindahaan alam yang besar. Sebesar mitos-mitos yang disematkan orang-orang terhadapnya.

Asal-usul penamaannya pun beragam. Ada yang menyebutnya sebagai ‘Ceremai’, berasal dari kata ‘pencereman’ yang artinya perundingan para Wali. Konon gunung itu memang pernah menjadi tempat berkumpulnya para wali sehingga dinamakan demikian.

Ada juga yang mengatakan bahwa namanya berasal dari kata ‘Cereme’, nama lain dari tumbuhan Phyllanthus Acidus yang memang memenuhi area gunung tersebut. Sebab adanya gejala hiperkorek akibat banyaknya nama wilayah di tanah Pasundan menggunakan awalan ‘ci’, akhirnya masyarakat sekitar kemudian menyebutnya ‘Ciremai’.

Salah satu mitos yang paling terkenal tentang Gunung Ciremai yaitu tentang keberadaan kerajaan ‘Nini Pelet’ di dalamnya. Siapakah Nini Pelet? Nini Pelet merupakan sosok yang memiliki kesaktian hebat, terutama dalam hal percintaan. Ia disebut sebagai sosok yang pernah merebut kitab ‘Mantra Asmara’ dari Ki Buyut Mangun Tapa. Didalamnya, terdapat sebuah ajaran tentang ilmu ‘Jaran Goyang’ yang konon ampuh untuk mengikat lawan jenis. Ilmu itu sampai saat ini masih sering dipelajari oleh banyak orang, khususnya paranormal.

Jika kalian pernah mendengar tentang mantra dan guna-guna untuk mengikat orang yang kalian cintai, atau yang lebih populer dengan istilah ‘melet’, maka itu bisa jadi diasalkan pada ajaran ‘Jaran Goyang’ yang dikuasai oleh Nini Pelet.

Adapun Ki Mangun Tapa yang menjadi pencipta ilmu tersebut telah meninggal, dan dimakamkan di Desa Mangun Jaya, Blok Karang Jaya, Indramayu, Jawa Barat. Sampai saat ini, masyarakat sekitar masih sering melaporkan adanya penampakan siluman harimau peliharaan Ki Mangun Tapa. Penampakan siluman tersebut dilaporkan paling sering terjadi pada malam Jumat kliwon atau malam Selasa legi. (****)

Kredit

Bagikan