Mahasiswa Aceh Menghasilkan 1,2 Ton Produk Pertanian Setiap Tahun

user
elisa 16 September 2021, 09:30 WIB
untitled

Banda Aceh, KRsumsel.com - Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan sekolah menengah atas di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar setiap tahun menghasilkan 1,2 ton produk pertanian, termasuk pada tahun 2021, pejabat dari Dinas Pendidikan Daerah dikatakan.

“Akumulasi produk siswa SMK dan SMA per tahun mencapai 1,2 ton, ini juga komitmen kita yang harus dipenuhi kepada pengusaha dan pihak atau perusahaan,” kata Kepala Dinas Pendidikan Banda Aceh dan Aceh Besar Mohd Iqbal di sini di hari Rabu.

Iqbal mengatakan 1,2 ton komoditas pertanian yang dihasilkan mahasiswa tidak diolah menjadi makanan dan bahan lainnya, melainkan berupa tanaman seperti jeruk, lemon, beras organik, cabai organik, dan kentang organik.

Kemudian, hasil pertanian tersebut banyak yang diolah menjadi produk lokal yang bisa dikonsumsi, seperti makanan atau minuman khas Aceh, ujarnya.

“Ada yang produk komoditas, ada juga yang sudah diolah, misalnya (untuk membuat) parfum, minuman lemon, keripik, dan berbagai produk olahan lainnya,” urainya.

Iqbal mengatakan, para siswa melakukan penanaman langsung di lahan seluas kurang lebih 15 hektar yang tersebar di Banda Aceh dan Aceh Besar. Lahan pertanian milik SMK.

Hasil olahan SMK banyak diakomodasi pengusaha di Aceh untuk kemudian dipasarkan ulang, tambahnya.

Karena itu, Iqbal mengatakan pihaknya akan terus memaksimalkan produksi hasil pertanian mahasiswa. Untuk itu, dalam waktu dekat akan diadakan pameran produk dan tamu mulai dari pengusaha hingga guru akan diundang sehingga peminatnya meningkat, tambahnya.

“Ini akan kita maksimalkan karena jika produk SMK berjalan, sektor ekonomi akan bergerak, dan bisa mengurangi kemiskinan, bahkan siswa akan tertantang untuk bersaing dengan produk lain,” kata Iqbal. (Anjas)

Kredit

Bagikan