Walkot Jayapura Minta PLBN Skouw Ditutup Sementara

user
elisa 06 November 2021, 20:15 WIB
untitled

Jayapura, KRsumsel.com - Wali Kota Jayapura, Papua, Benhur Tomi Mano meminta pos lintas batas negara (PLBN) Skouw ditutup sementara mengingat adanya kasus pekerja migran yang positif COVID-19.

Pemprov Papua diminta sediakan tempat karantina untuk mereka agar penanganan kesehatan dapat diberikan kepada pekerja migran dari PNG karena Pemkot Jayapura sudah menutup tempat isolasi terpusat, kata Walkot BTM kepada ANTARA di Jayapura Sabtu.

Walkot Jayapura Minta PLBN Skouw Ditutup Sementara

Memang benar ada beberapa kali kasus pekerja migran yang dari Papua Nugini ditemukan positif COVID-19 termasuk PMI yang masuk tanggal 29 Oktober lalu.

Diakui, dengan adanya karantina terpusat maka para pekerja migran dapat penanganan maksimal sehingga setelah dinyatakan negatif mereka bisa melanjutkan perjalanan ke kampung halamannya.

Pemkot Jayapura sendiri sudah menutup tempat isolasi terpusat yang sempat menggunakan KM Tidar.

Saat ini kasus COVID-19 di Kota Jayapura menurun karena saat ini tercatat 10 orang yang positif yang tersebar di tiga dari lima distrik.

Sepuluh warga yang positif COVID-19 itu bermukim di lima kelurahan dari 25 kelurahan yang ada di wilayah Kota Jayapura dan rata-rata masuk kategori orang tanpa gejala (OTG), jelas BTM.

Secara komulatif hingga Jumat (5/11) kasus COVID-19 di Kota Jayapura tercatat 12.966 orang dan yang sembuh 12.687 orang serta meninggal 269 orang.(Anjas)

Kredit

Bagikan