Dinkes: Balikpapan Capai 22 Persen Vaksinasi Anak

user
elisa 25 Desember 2021, 10:15 WIB
untitled

Balikpapan, KRsumsel.com - Dinas Kesehatan Balikpapan menyatakan, berhasil mencapai 22 persen vaksinasi dosis pertama vaksin COVID-19 untuk anak usia 6-11 tahun dari target 1,97 juta anak se-Kalimantan Timur.

“Sementara pencapaian kita ini tertinggi se-Kalimantan Timur,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Balikpapan dr Andi Sri Juliarty, Jumat.

Dinkes: Balikpapan Capai 22 Persen Vaksinasi Anak

Sama seperti vaksinasi untuk orang dewasa, vaksinasi untuk anak juga dilaksanakan di berbagai tempat yang tersebar di seluruh kota. Gedung Dome yang jadi pusat vaksinasi massal untuk orang dewasa kini juga melayani vaksinasi anak-anak.

Pada tanggal 22 Desember ini juga ada vaksinasi untuk ibu hamil di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Asih di Sepinggan, RSIA Sayang Ibu di Lapangan Foni, di RS Umum Daerah (RSUD) Beriman di Gunung Malang, dan di Gedung Kesenian.

“Selain itu, hari ini juga, alhamdulillah, capaian vaksinasi dosis satu Kota Balikpapan sudah 100,87 persen,” kata dr Juliarty lagi.

Capaian melebihi 100 persen tersebut karena yang divaksin tidak hanya penduduk ber-KTP Balikpapan, tapi juga penduduk dari daerah lain, bahkan juga dari negara lain. Sebagai kota industri, Balikpapan memiliki banyak pendatang, sama seperti Jakarta, Surabaya, Surakarta, Yogyakarta, juga Bali, yang juga harus melayani vaksinasi COVID-19.

“Sekarang kita mengejar target vaksinasi 100 persen untuk dosis kedua,” lanjut Kadinkes.

Pemerintah secara resmi telah melaksanakan vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 6-11 tahun sejak Selasa, 14 Desember 2021, dengan jumlah sasaran sekitar 26,5 juta anak.

“Angka kasus COVID-19 pada anak meningkat pada tahun kedua wabah COVID-19 ini, apalagi dengan adanya varian baru Delta dan Omicron sehingga anak perlu mendapatkan perlindungan, salah satunya dengan vaksinasi,” kata anggota Satgas Imunisasi IDAI (Ikatan Dokter Indonesia) dr Cissy RS Prawira Kartasasmita.

Menurut Cissy, dengan vaksinasi maka anak akan lebih kuat imunitasnya, kalau pun terkena COVID-19 maka gejalanya lebih ringan.

Di sisi lain, Cissy mengingatkan, anak-anak juga berpotensi menularkan virus corona kepada orang lain di lingkungannya. Yang tertular bisa anak di bawah 6 tahun yang belum bisa divaksin COVID-19 serta lansia dengan komorbid. Karena itu, ia meminta masyarakat menyegerakan vaksinasi anak-anak.

Pemerintah juga menjamin keamanan vaksin karena vaksin untuk anak sudah melalui tahapan uji klinis sama halnya dengan vaksin untuk dewasa.(Anjas)

Kredit

Bagikan