7 Negara dengan Budaya Seks Bebas, Ada Tetangga Indonesia

user
krsumsel 17 September 2022, 09:15 WIB
untitled

Dengan rata-rata 49 PSK per 10.000 wanita, Jerman mempunyai kebijakan terbuka untuk industri itu. Tak seperti negara Uni Eropa yang lain, pelacuran adalah salah satu industri yang sangat luas, sistematis, dan dibenarkan hukum Jerman. Bahkan, sebuah survei mengatakan lebih dari 60 persen wanita Jerman pernah curang terhadap pasangannya.

4. Prancis

Prancis merupakan satu-satunya negara yang terbuka dengan anak-anak soal seksual, sehingga memungkinkan pemerintah menempatkan batas tertentu untuk seseorang bisa melihat film panas dalam film, seperti dalam Fifty Shades of Grey adalah 12 tahun.

5. Thailand

45 orang dari 10 ribu wanita di Thailand lebih memilih bekerja sebagai seorang pelacur. Hal itu mengakibatkan Thailand cocok dijuluki sebagai surga seks yang bukan hanya untuk wisatawan luar, bahkan banyak pria hidung belang dari Malaysia. Rata-rata wisatawan akan mendatangi Patpong di Bangkok.

Daerah itu, disebut tempat terbaik untuk berlangganan pelacur muda dan cantik dengan harga yang tak terlalu mahal. Bahkan, Thailand juga terkenal dengan PSK waria dan pria gay. Meski prostitusi begitu legal, tapi kegiatan itu diperbolehkan asal dilakukan serta mendapatkan tes infeksi kelamin.

6. Spanyol

Tak dipungkiri bahwa wanita Spanyol mayoritas cantik dan seksi. Jadi, meski Spanyol adalah sebuah negara yang mempunyai pegangan Kristen Katolik yang kuat, harga bordilnya adalah yang paling tinggi di Eropa. Belakangan, pengadilan memutuskan bahwa PSK di Spanyol akan mendapatkan hak-hak bekerja dan mampu mendapatkan tunjangan.

7. Finlandia

Dipandang sebagai sesuatu yang positif di Finlandia, bahkan ada yang memilih untuk tak menikah guna memungkinkan mereka bertukar pasangan tanpa risiko komitmen. Sebagian besar masyarakat Finlandia gemar berhubungan seks rambang dan merupakan sesuatu yang diizinkan dalam budaya masyarakatnya.

sumber

Credits

Bagikan