Militer Rusia: Rudal Nuklir Bisa Hantam Finlandia dalam 10 Detik

user
adminoke 15 Mei 2022, 07:22 WIB
untitled

KRSUMSEL.com - Rusia memiliki kemampuan untuk menyerang Finlandia dalam hitungan detik, bahkan hanya 10 detik dengan menggunakan rudal nuklir hipersonik Satan-2.

Begitu peringatan yang dikeluarkan oleh Wakil Ketua Komite Pertahanan Rusia, Aleksey Zhuravlyov ketika menanggapi rencana Finlandia yang akan melepas status netralnya demi NATO.

“Jika Finlandia ingin bergabung dengan blok ini, maka tujuan kami benar-benar sah untuk mempertanyakan keberadaan negara ini. Ini logis,” kata Zhuravlyov, seperti dikutip The Independent, Minggu (15/5).

Ditanya apakah Rusia sekarang akan memasang kembali senjata nuklir ke perbatasannya dengan Finlandia, Zhuravlyov menyebut hal itu tidak diperlukan.

"Untuk apa? Kita bisa menyerang dengan Sarmat dari Siberia, dan bahkan mencapai Inggris. Jika kita menyerang dari Kaliningrad, waktu tempuh hipersonik adalah 200 detik. Jadi silakan," ucapnya.

Bulan lalu, Rusia menguji coba rudal antarbenua (ICBM) barunya, Sarmat yang juga dikenal sebagai Satan-2. Moskow mengumumkan bahwa hulu ledak yang dapat menargetkan Eropa dan AS, akan dikerahkan pada musim gugur.

Sarmat sendiri mampu membawa 10 atau lebih hulu ledak nuklir dan umpan, dan menyerang target ribuan mil jauhnya.

"Di perbatasan Finlandia kita tidak akan memiliki senjata strategis, tetapi senjata kelas Kinzhal, yang akan mencapai Finlandia dalam 20 detik, atau bahkan 10 detik," tambah dia.

Rusia telah mengecam niat Finlandia untuk bergabung dengan NATO. Zhuravlyov sendiri mengklaim Finlandia telah diprovokasi untuk bergabung dengan NATO oleh AS dan Inggris.

“Siapa yang perlu bertarung terlebih dahulu? Orang Finlandia? Mereka tidak takut Rusia menyerang mereka. Tentu saja, cepat atau lambat Amerika akan memaksa mereka melakukannya," ucapnya.

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Alexander Grushko mengatakan Moskow akan mengambil tindakan pencegahan yang memadai jika NATO mengerahkan pasukan nuklir dan infrastruktur lebih dekat ke perbatasan Rusia.

Pada Sabtu (14/5), pemasok gas Rusia, RAO Nordic, mengumumkan telah menangguhkan pengiriman listrik ke Finlandia dengan alasan masalah pembayaran karena ketegangan antara kedua negara meningkat. (RMOL)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Kredit

Bagikan