Mahasiswa Asal Desa Tanjung Seteko Ogan ilir, Lolos pada program Innovillage 2021

oleh -2.209 pembaca

Ogan Ilir, KRsumsel.com – M Rizki salah satu Mahasiswa yang mendapatkan prestasi dengan lolos pada program Innovillage 2021, putra pertama pasangan A. Baki dan Zaleha asal Desa Tanjung Seteko Kecamatan indralaya Kabupaten Ogan ilir Sumatera selatan ini berhasil menjadi salah satu, dari 120 Tim mahasiswa terbaik seindonesia.

 

Mahasiswa dari Universitas Pertamina, program studi teknik sipil, fakultas perencanaan infrastrktur ini mengatakan kalau dirinya Mengikuti Program INNO VILLAGE 2021 berskala nasional, dan dirinya saat ini termasuk salah satunya dari 120 tim, dari 413 tim yang yang mendaftar.

 

“Alhamdulilas atas semua ini, pertama kami ucapan terimakasih kepada Pihak INNOVILLAGE 2021 yang telah bersedia mengapresiasi ide saya, memberikan pendanaan agar inovasi ini bisa terealisasi. Inovasi yang berupa pemanfaatan kincir angin sebagai sumber listrik pompa fertilisasi air bersih dan akses penerangan, yang kami buat bersama masyarakat Desa Tanjung Seteko ini, diharapkan dapat berkelanjutan kedepannya menjadi lebih baik serta INNOVILLAGE sendiri dapat terus menjadi garda terdepan dalam upaya Suistanable Development Goals (SDGs),” ujar Mahasiswa penerima beasiswa Universitas Pertamina.

Masih menurut Rizki, Pemanfaatan kincir angin sebagai sumber listrik untuk kebutuhan pompa fertilisasi air bersih dan akses penerangan desa merupakan inovasi digital Suistanable Development Goals (SDGs), inovasi ini memanfaatkan energi angin sebagai penghasil energi utama guna menjadi sumber listrik bagi pompa air dan lampu jalanan, dan desa implementasi yang ditargetkan adalah Desa Tanjung Seteko, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan ilir Sumatera selatan.

 

Saat ditanya kenapa Desa Tanjung seteko yang dipilih, M Rizki mengatakan, Desa Tanjung Seteko adalah desa yang masih belum mumpuni di bidang teknologi, Akses listrik yang hanya ditujukan pada hunian dan tidak disalurkan kepada sarana dan prasarana yang mendukung kemajuan desa menjadi alasan mengapa inovasi ini lahir, Keresahan juga dirasakan ketika pemanfaatan air bersih kurang dimaksimalkan dan salah satu sumber air bersih yang tersedia masih memcukupi”,jelas Mahasiswa semester 3 ini.