Lima Warga Mukomuko Positif Terjangkit DBD

oleh -150 pembaca

Mukomuko, KRsumsel.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu menyebutkan lima warga setempat positif terjangkit demam berdarah dengue (DBD) terhitung sejak bulan Januari hingga April 2021.

“Hanya sedikit warga setempat yang positif DBD sejak beberapa bulan terakhir, yakni lima orang. Jumlahnya sedikit kemungkinan karena kesadaran warga dalam melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) semakin meningkat,” kata Pengelola Program DBD pada Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko Bara Lendra di Mukomuko, Minggu.

Ia mengatakan hal itu setelah melakukan rekapitulasi data jumlah warga masyarakat setempat yang positif terjangkit penyakit demam berdarah dengue sejak Januari hingga April 2021.

Dinas Kesehatan setempat setiap bulan menerima laporan terkait warga setempat yang terjangkit penyakit DBD dari puskesmas di daerah ini dan melakukan pengasapan untuk mencegah penularan penyakit DBD.

Ia mengatakan dari lima orang warga setempat yang positif DBD terhitung sejak bulan Januari hingga April 2021, sebanyak dua orang warga positif DBD pada Februari, kemudian kasus DBD pada tiga bulan lainnya masing-masing hanya satu kasus DBD.

Ia menyebutkan satu orang warga masyarakat yang positif terjangkit penyakit DBD pada bulan April 2021 tersebut berasal dari wilayah kerja Puskesmas Lalang Lalang Luas Kecamatan V Koto.

Petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan setempat telah melakukan fogging atau pengasapan di lokasi yang ditemukan kasus, termasuk melakukan penyelidikan epidemologi (PE) dalam bulan April 2021 ini.

Selanjutnya, ia mengatakan instansinya terus mengimbau camat, lurah dan kepala desa hingga RT dan seluruh masyarakat untuk melakukan pencegahan penularan penyebaran penyakit ini.

Pihaknya menyarankan warga tetap melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) guna mencegah penyebaran penyakit DBD saat pendemi COVID-19 tetapi tidak melibatkan banyak orang.

“Kami minta warga di wilayah ini melakukan PSN untuk mencegah penyebaran penyakit DBD tetapi jangan ramai-ramai mereka datang, tidak melibatkan banyak orang,” ujarnya.(Anjas)