Lapas Kayuagung Perkuat Komitmen Instansi Lintas Sektoral

oleh -340 pembaca

OKI, KR Sumsel – Jajaran Lembaga Pemasyarakatan Klas II B Kayuagung melakukan kunjungan ke Markas Kodim 0402/OKI sebagai implementasi mewujudkan komitmen Permasyarakatan Maju.

Didampingi Kepala KPLP Dedi Mardjana, dan Kasi Administrasi Kamtib Fitri Yady, beserta Ketua pengadilan OKI Eddy Daulatta, menurut Kalapas Kayuagung Hamdi Hasibuan, kunjungan ini sendiri sebagai hubungan kerja lintas sektoral aparat penegak hukum yang telah terjalin selama ini. Ia juga menyebut giat ini sebagai koordinasi lanjutan atas kunjungan Kasdim Mayor Ernanda ke lapas, beberapa hari lalu,

“Membangun kerjasama dalam penegakan hukum senantiasa harus bersinergi. Dengan kewenangan masing-masing yang dimiliki institusi hukum, harus dibangun komunikasi secara intensif,” ungkapnya di Lapas Kayuagung, Senin (22/6/2020).

Menurut Hamdi, hukum semakin terlihat wujud nyatanya sebagai faktor utama sebagai pemenuhan kualitas itu sendiri yang menurutnya persoalan hukum semakin kompleks.

“Institusi penegakan hukum yang punya kewenangan masing-masing. Jadi memang harus saling bersinergi yang diperlukan,” ungkapnya.

Sementara itu, ia menilai membenahi kondisi lapas, dikatakan Hamdi, sangat perlu sinergitas banyak pihak baik instansi negara maupun swasta hingga elemen lembaga di lapisan masyarakat. Karena dinamika masalah di dalam lapas itu sendiri sangat kompleks,

“Selain persoalan eksternal, untuk warga binaan napi, tentunya pembenahan lapas terus kami lakukan dengan lakukan pembinaan.berkelanjutan,” terangnya.

Berbagai kegiatan produktif telah dilakukan pihaknya tersebut, seperti produksi pelindung wajah (Face Shiield) merupakan karya napi yang perlu didukung dari segi pemasaran sehingga menurut dia, selain melatih keterampilan, juga memberikan pendapatan bagi napi sendiri,

“Produksi karya napi tersebut bisa lebih ditingkatkan dengan kerjasama usaha. Terlebih lagi, meski memasuki tatanan hidup baru, penggunaan masker seperti face shield tetap dibutuhkan, sebagaimana dipersyaratkan protokol kesehatan,” tandasnya (RS)