Kota Madiun Optimis Pertahankan Predikat Kota Layak Anak 2021

oleh -97 pembaca

Madiun, KRsumsel.com – Kota Madiun optimistis akan mempertahankan predikat sebagai Kota Layak Anak (KLA) pada tahun ini karena banyaknya program dan inovasi oleh pemda setempat dalam mendukung tumbuh kembang anak.

 

“Saya sampaikan ke dewan juri, ada atau tidak ada penilaian, kami sudah berkomitmen untuk menjadi Kota Layak Anak,” ujar Wali Kota Maidi saat kegiatan verifikasi lapangan evaluasi Kota Layak Anak tahun 2021 yang digelar secara virtual dan diikuti dari Gedung GCIO Diskominfo Kota Madiun, Senin.

 

Menurut dia, untuk mewujudkan kota yang layak bagi anak, pihaknya terus berupaya memenuhi semua kebutuhan hak dasar anak mulai dari masa kandungan, sampai lahir, hingga menjelang dewasa, dalam program-program dan inovasinya.

 

Sejumlah inovasi yang dilakukan Pemkot Madiun untuk mewujudkan Kota Layak Anak antara lain, mengurangi angka stunting dan hamil risiko tinggi melalui program Pendekar Hati.

 

Kemudian, pemenuhan sarana dan prasarana anak di fasilitas umum, wifi, dan laptop gratis untuk menunjang pembelajaran, hingga edukasi orang tua jadi guru untuk membantu siswa menjalankan sekolah daring.

 

Serta kebijakan terbaru, untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak, utamanya di masa pandemi COVID-19, Pemkot Madiun mengadakan kegiatan pembelajaran di luar kelas atau konsep “outdoor learning” bagi siswa jenjang SD maupun SMP dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat.

 

“Semua taman ada mainan anak. Kemudian ada lapak UMKM itu tujuannya juga agar anak-anak tidak pergi jauh-jauh. Tempat baca di semua sudut kota ini ada. Terus kebutuhan akan seragam sekolah juga gratis semua. Anak tidak mampu kalau ingin pembelajaran daring kita siapkan laptop. Wifi gratis juga terpasang di 1.750 titik sampai tingkat RT dan pos kamling pun ada. Ada juga beasiswa di perguruan tinggi,” kata dia.

 

Maidi menambahkan, dalam mempertahankan predikat sebagai Kota Layak Anak, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi Kota Madiun. Seperti, tersedianya fasilitas kesehatan, pendidikan, serta lingkungan yang bersih dan aman bagi anak-anak.

 

Selain itu, juga terpenuhinya kriteria pemenuhan tumbuh kembang anak, kebebasan anak, budaya, perlindungan anak, dan beberapa kriteria lainnya.(Anjas)