Kontroversi Sorotan Close Up ke Bokong Atlet Panjat Tebing Putri

oleh -75 pembaca

Jakarta, krsumsel.com – Seorang atlet panjat tebing putri kembali jadi korban kejadian tak mengenakkan, setelah kamera televisi menyorot close up bagian bokongnya dalam sebuah kejuaraan. Ini bukanlah kejadian pertama yang dialaminya.
Hal itu dialami Johanna Farber dalam ajang IFSC Climbing World Championships di Moskow, Rusia, yang berlangsung 15-21 September.

Saluran televisi yang jadi broadcester resmi ajang tersebut dilaporkan telah menyiarkan sebuah tayangan ulang close up ke arah bokong Johanna Farber ketika atlet asal Austria itu tampil di babak semifinal.

Kontroversi kali ini memaksa International Federation of Sport Climbing (IFSC), federasi yang menaungi olahraga panjat tebing, minta maaf khususnya kepada atlet bersangkutan.

“IFSC mengutuk tindakan objektifikasi bagian tubuh itu dan akan mengambil langkah lebih lanjut untuk menyetop hal serupa dan melindungi atlet,” kata IFSC seperti dilansir RT.com.

IFSC juga menambahkan permintaan maaf kepada federasi Austria, atlet terkait, dan seluruh komunitas olahraga tersebut.

Presiden IFSC Marco Scolaris juga sudah bertemu langsung dengan tim Austria. “Sampai berapa kali harus ada kekeliruan seperti ini sampai akhirnya kita belajar untuk mengoreksinya?”.

Sebelum ini Johanna Farber juga mengalami hal serupa dalam ajang IFSC World Cup 2021 di Innsbruck, Austria pada bulan Juni lalu. Saat itu ORF selaku broadcaster resmi minta maaf ke Farber atas tayangan yang tak pantas di ajang panjat tebing saat itu.

Pada saat itu Farber sempat menyuarakan kekesalan di Instagram dan minta agar tak ada lagi eksploitasi gender seperti yang ia alami. “Aku adalah seorang atlet dan ada di sini untuk memperlihatkan kemampuan terbaikku. Sejujurnya, aku jadi malu mengetahui ada ribuan orang melihat tayangan itu,” kata Farber.(krs/mrp)

 

SUMBER