Komplotan Pencuri Hewan Ternak Bersenpi Diciduk Polisi

oleh -458 pembaca

MUBA, KRSUMSEL.com – Lima pelaku spesialis pencurian hewan ternak yang menggunakan senjata api(Senpi) berhasil diciduk pihak kepolisian usai mencuri kambing yang sedang digembala atau di pinggir jalan pada, Selasa (27/07) sekitar pukul 14:00 WIB.

Kelimanya dibekuk di Jalan Dusun III Talang Ucin, Desa Tanjung Agung Selatan, Kecamatan Lais Kabupaten Muba. Kelima pelaku yang berhasil diamankan, yakni Ahmat (29), Krisdiansah (24), Karnadi (45), Marowi (38), dan Miko (19).

Informasi yang dihimpun saat kejadian korban Toto, sedang menggembala kambing miliknya. Tidak jauh sekitar 100 meter dari kambing miliknya berada di pinggir jalan, kemudian korban melihat mobil merk Toyota Innova putih.

Lalu, terlihat salah satu pelaku turun dari mobil dan mengambil kambing milik korban. Serta  memasukkannya ke mobil. Setelah itu pelaku yang mengendarai mobil Toyota Innova tersebut, melarikan diri.

Korban yang melihat kambingnya dicuri berteriak minta tolong. Kemudian warga yang mendengar langsung mengejar pelaku, karena saat itu mobil pelaku berhenti akibat tidak bisa lewat karena ada perbaikan jalan.

Setelah pintu mobil dibuka warga, salah satu pelaku mengacungkan diduga senjata api rakitan jenis revolver. Melihat hal tersebut warga yang membuka pintu mundur, kemudian mobil diputar balik dan melarikan diri.

Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya, SH, SIK saat memimpin prees rilis didampingi Wakapolres Kompol Irwan Andeta, Kapolsek Lais AKP Herman Junaidi dan Kasubag Humas Iptu Indra Jaya, SH di Mapolres Muba, Kamis (29/07/2021) mengatakan. Setelah mendapatkan laporan dari korban dan informasi dari warga bahwa pelaku melakukan pencurian hewan tersebut dengan mengendarai mobil Toyota Innova warna Putih Nopol BG 1829 IM.
“Jajaran anggota Polsek Lais melakukan pengejaran bersama warga. Semula mobil pelaku menuju arah Desa Teluk Kijing III untuk keluar dari daerah tersebut. Akan tetapi berhenti, karena ada mobil molen memperbaiki jalan dan mobil pelaku tersebut berbalik arah ke arah Tanjung Agung Timur. Selanjutnya anggota Polsek Lais tetap melakukan pengejaran bersama warga sambil menyampaikan informasi kepada masyarakat di desa yang dituju oleh kendaraan tersebut,” bebernya.

Lanjutnya, setelah 2 jam pencarian didapatkan kendaraan tersebut sudah berada di Desa Tanjung Agung Timur dan terjebak jalan yang tidak dapat dilewati oleh kendaraan.
“Warga beramai-ramai mengamankan para pelaku, dan pihak Polsek Lais bersama Barang Bukti, kambing, dua senpi beserta peluru, dan tali, ” tandasnya.

Sementara itu, pengakuan tersangka Ahmad mengatakan bahwa. Mereka sering maling kambing. “Ya, sudah sebulan ini kami maling kambing, rencananya akan dijual kiloan. Sekilo Rp 30 ribu, duitnya untuk kehidupan sehari-hari, ” katanya.

Tersangka Marowi mengaku mendapatkan senpi tersebut dengan membeli dari seseorang.

“Kami beli dari Rusli, kami beli Rp 2 juta senpi itu, ” ujarnya .(AS)