Kecamatan Lahat Berpotensi Paling Banyak Terjadi Karhutla

oleh -195 pembaca

Lahat, KRsumsel.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lahat menyebut musim kemarau mulai berlangsung. Kondisi itu berpotensi terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

 

Kepala BPBD Kabupaten Lahat Drs H Ali Afandi Mpdi, melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Ananta ST MT mengatakan, Karhutla terjadi paling banyak pada tahun 2019 atau sekitar 74 kejadian di 11 Kecamatan di Kabupaten Lahat.

 

“Ya 2019 banyak kejadian Karhutla, sedangkan tahun 2020 Karhutla terbilang sedikit namun banyak bencana tanah longsor dan banjir,” ujarnya didampingi Kasi Tanggap Darurat Feri Andrian, Jumat (11/6/2021).

 

Dari sekian banyak kejadian pada tahun 2019, meskipun tidak ada korban jiwa, di Kecamatan Lahat paling banyak terjadi Karhutla, sisanya terjadi di Kecamatan Lahat Selatan, Pulau Pinang, Merapi Timur, Gumay Talang, Tanjung Tebat, Gumay Ulu, Kikim Timur, Pseksu dan Pagar Gunung.

 

“Tahun 2021 baru satu kali kejadian di lahan sawit milik perusahaan di Desa Kerung, Kecamatan Lahat Selatan seluas sekitar dua hektar. Salah satu tugas kita melakukan evakuasi dan melakukan pemadaman api dibantu dengan Damkar,” sampainya.

(Dedi)