Lakukan Pencurian dan Kekerasan Terhadap Mahasiswi, Sisi Ditangkap Polisi

user
Idham Syarief 01 Desember 2022, 10:43 WIB
untitled

Krsumsel.com - Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) yakni Sisi Binti Samsudin (29), warga desa SukaRaja Kecamatan Pangkalan Lampam, Kabupaten OKI, Sumsel terpaksa ditangkap polisi, karena telah melakukan pencurian dan kekerasan.

Pasalnya, dirinya Nekat melakukan tindakan pencurian dengan kekerasan kepada seorang mahasiswi.

Bahkan saat kejadian korban ditendang hingga terjatuh dari sepeda motornya.

Akibat ulahnya, IRT ini mendekam ditahanan rutan Mapolsek Pangkalan Lampam Polres OKI Polda Sumsel.

Kejadian itu bermula saat korban bernama Putri Novaria Fadhila (29), seorang mahasiswi, warga desa Deling Kecamatan Pangkalan Lampam Kab. OKI, mengendarai satu unit sepeda motor honda beat warna coklat, nopol BG 3537 KAU, pada Sabtu, 22 Oktober 2022 sekira pukul 19.30 WIB, di jalan Poros desa Sri Mulya menuju desa Deling Kecamatan Pangkalan Lampam OKI.

Kemudian datang pelaku yang berjumlah dua orang mengendarai sepeda motor.

Seketika itu langsung memepet motor korban, lalu mencabut kunci kontak motor korban dan menendang korban hingga korban terjatuh dari motornya.

Selanjutnya pelaku langsung menguasai dan mengambil harta korban berupa satu unit sepeda motor korban.

Satu tas yang dipakai oleh korban berwana hitam yang berisikan satu STNK motor korban An. Novarina.

KTP, ATM BRI, SIM, Kartu Mahasiswa, uang tunai 250.000, dan dan satu unit HP REALME 8.

Kapolres OKI, AKBP Dili Yanto, SIK, SH, MH, melalui Kapolsek Pangkalan Lampam, Iptu Avif. P, Rabu (30/11) membenarkan kejadian tersebut.

Pelaku diamankan berdasarkan hasil cek post email HP korban pada 31 Oktober sekitar pukul 15.00 WIB, dimana nomor handphonenya telah diganti diduga oleh pelaku.

Selanjut petugas kepolisian dari Polsek Pangkalan Lampam Polres OKI Polda Sumsel melakukan monitor perjalanan HP tersebut.

Yang dilanjutkan dengan melaksanakan gelar razia di jalan di Areal Polsek Pampangan guna mencegat perjalan HP korban.

Dalam razia itulah pelaku berhasil ditangkap dengan barang bukti Handphone korban yang disimpan didalam tas selempangnya.

Dihadapan polisi, pelaku mengaku jika HP itu didapat dari suaminya, Edo Bin Macan, warga desa Bukit Batu Kec. pangkalan Lampam Kab. OKI.

Pelaku kemudian digelandang ke Mapolsek Pangkalan Lampan berikut barang bukti untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Dan akan dijerat pasal 365 ayat 1 KUHP atau Pasal 480 ayat 1 KUHP dengan ancaman kurungan delapan tahun penjara. (Atta)

Kredit

Bagikan